Festival Buah Jateng Digelar di Ungaran, Tersedia Beragam Buah Langka dan Lezat

Muhammad Fida Ul Haq ยท Minggu, 08 Maret 2020 - 12:01 WIB
Festival Buah Jateng Digelar di Ungaran, Tersedia Beragam Buah Langka dan Lezat
Buah Weni yang langka, Minggu (8/3/2020) (Foto: Pemprov Jateng)

SEMARANG, iNews.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) menggelar Festival Buah V Jawa Tengah yang berlangsung di Alun-alun Bung Karno Ungaran, Kabupaten Semarang. Acara akan berlangsung 7-8 Maret 2020.

Beragam buah dari berbagai daerah di Jawa Tengah dan Indonesia ditampilkan di sini. Salah satunya buah wuni yang langka.

Ketua Champion Cabe Kabupaten Magelang Sudarno membeberkan, buah wuni memiliki fungsi sebagai naungan, tempat berteduh, dan memiliki khasiat untuk kesehatan. Seperti, mencegah asam lambung dan diabetes.

Durian Mimang Banjarnegara, Rabu (8/3/2020) (Foto: dok Pemprov Jateng)
Durian Mimang Banjarnegara, Rabu (8/3/2020) (Foto: dok Pemprov Jateng)

Ditambahkan, buah tersebut semakin jarang dijumpai di pasaran. Bahkan, buah langka dari Magelang ini diprediksi hanya tersisa sekitar enam pohon. Buahnya pun tak keluar terus menerus.

"Ini nostalgia masa kecil, dulu banyak," kata Sudarno seperti dikutip dari situs Pemprov Jateng, Minggu (8/3/2020).

Beragam buah durian unggulan juga ada ditampilkan oleh Kabupaten Banjarnegara. Kepala Bidang Hortikultura dan Perkebunan pada Dinas Pertanian, Perikanan, dan Ketahanan Pangan Kabupaten Banjarnegara Pawit Setianto menyampaikan, durian mimang merupakan salah satu durian primadona.

Dagingnya yang tebal dan hampir tak berbiji, dipadu rasanya yang sangat legit menjadikannya sebagai salah satu yang dicari bagi para pecinta durian. Pawit menambahkan, saking banyak peminatnya, sebelum durian mimang panen, masyarakat telah memesan jauh-jauh hari agar dapat menikmati durian yang menjadi juara Festival Buah Jateng tahun lalu, bahkan memborong semua juara.
“Saking banyaknya yang menanti, sebelum panen sudah banyak yang memesan,” kata Pawit.

Banyaknya peminat si mimang, membuat pihaknya gencar berupaya meningkatkan kualitas dan pengembangan durian. Seperti duplikasi pohon induk sebagai sumber benih, memperbanyak penangkar benih, dan tiap kali ada program pengembangan selalu menggunakan bibit mimang.

Durian ini dibanderol Rp60.000-Rp100.000 per kilogramnya ini, pihaknya telah mendistribusikan ribuan bibit si mimang untuk dikembangkan. Dia optimistis tiga tahun ke depan, produksi mimang akan bertambah banyak.


Editor : Muhammad Fida Ul Haq