get app
inews
Aa Text
Read Next : Identitas 2 Pelari Meninggal di Siksorogo Lawu Ultra 2025, Keduanya Pegawai Kementerian

Gabriel Sananta Putra, Dalang Cilik Berprestasi Anak Tukang Rosok di Karanganyar

Kamis, 08 Juli 2021 - 12:52:00 WIB
Gabriel Sananta Putra, Dalang Cilik Berprestasi Anak Tukang Rosok di Karanganyar
Gabriel Sananta Putra, dalang cilik berprestasi asal Karanganyar saat memainkan wayang. Foto: iNews/Wahyu Endro.

KARANGANYAR, iNews.id – Keterbatasan ekonomi tak menyurutkan niat seorang bocah di Kabupaten Karanganyar mengejar cita-cita menjadi dalang profesional. Sempat mengalami perundungan karena dianggap miskin, anak seorang tukang rosok tersebut berhasil membuktikan kemampuannya dalam memainkan wayang

Rumah tinggal di Dusun Watuburik, Desa Wonorejo, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar, kini juga berfungsi menjadi panggung Gabriel Sananta Putra untuk mendalang. Dilengkapi peralatan seadanya, bocah berusia 13 tahun ini setiap hari menyempatkan diri berlatih mendalang. 

Meskipun tidak ada garis keturunan seniman, anak pasangan Joko Sudarmanto dan Suryanti ini bertekad menggantungkan cita-cita menjadi seorang dalang profesional. 

“Saya pertama bingung, ini cuma senang-senang atau bakat,” kata Joko Sudarmanto, ayah Gabriel Sananta Putra, Kamis (8/7/2021). 

Kecintaan terhadap seni pewayangan bermula saat Gabriel Sananta Putra menonton aksi dalang Ki Seno Nugroho di Youtube beberapa tahun lalu. Dengan dukungan sang ayah, Gabi berlatih dari sanggar ke sanggar, dalang ke dalang. 

Hingga akhirnya, siswa kelas 6 SD ini tahun 2021 mampu menunjukkan bakatnya dalam memainkan wayang. Ia menjadi juara dalam kejuaraan dalang cilik Soloraya yang digelar Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Solo. Ia terpilih sebagai dalang sabet terbaik. 

Dengan ketekunannya, Gabi mulai berburu wayang kulit. Satu per satu, wayang kulit dapat diperoleh sampai akhirnya cukup digunakan untuk pentas. 

“Wayangnya pertama itu karton, belinya di Sukoharjo,” ucap Gabriel Sananta Putra. 

Keinginan mendalang Gabi bukan tanpa kendala. Sang ayah yang berprofesi sebagai tukang rosok, mengalami kesulitan untuk menyalurkan minat dan bakat anaknya. Sebab biaya untuk sekolah dalang di sanggar cukup mahal. 

Bahkan Gabi dipandang sebelah mata dan beberapa kali mengalami perundungan karena keterbatasan ekonomi yang memaksa berpindah-pindah sanggar. Untungnya, masih ada orang baik yang mau membantu dan berbagi ilmu dengan anaknya, sehingga kemampuan mendalang anaknya meningkat. 

Gabriel Sananta Putra tinggal di rumah sangat sederhana bersama orang tua dan adiknya. Pandemi Covid-19 membuat pekerjaan sang ayah menjadi tukang rosok terkendala. Sebab banyak kampung yang ditutup atau lockdown. 

Untuk mencukupi kebutuhan, ayahnya kini membuka warung nasi bungkus atau angkringan di dekat rumah. Jika ayahnya berkeliling mencari rosok, Gabi dan adiknya yang menggantikan berjualan. 

Sedangkan ibunya mengurus rumah, Meskipun menjalani kondisi hidup yang tidak mudah, Gabi optimis dengan ketekunan dan kesabaran mampu meraih cita-cita menjadi dalang profesional. 

Editor: Ary Wahyu Wibowo

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut