Ganjar Pranowo Dikunjungi Sudirman Said, Mantan Rival di Pilkada Jateng 2018

Nani Suherni ยท Selasa, 11 Februari 2020 - 18:13 WIB
Ganjar Pranowo Dikunjungi Sudirman Said, Mantan Rival di Pilkada Jateng 2018
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Sudirman Said (Foto: Dokumen Humas Pemprov Jateng)

SEMARANG, iNews.id - Panasnya pertarungan Pilkada 2018 tidak membuat hubungan Ganjar Pranowo dan Sudirman Said renggang pascapertarungan memperebutkan kursi Gubernur Jawa Tengah. Keduanya tampak akrab saat bertemu kembali di rumah dinas Gubernur Jateng di Puri Gedeh Semarang, Selasa (11/2/2020)

Pelukan hangat, cium pipi kanan dan kiri serta saling memuji mewarnai pertemuan singkat keduanya.

Sudirman berkunjung ke kediaman Ganjar dalam rangka audiensi. Dia yang saat ini menjabat sebagai Sekjen Palang Merah Indonesia (PMI), ingin menjalin kerjasama di bidang kemanusiaan dengan PMI di daerah, termasuk Jateng.

"Sebenarnya saya sudah lama pengen silaturahmi dengan bapak. Alhamdulillah sekarang kesampaian. Kedatangan saya ke sini untuk silaturahmi sekaligus menghadap pak gubernur selaku pelindung PMI Jateng," kata Sudirman dikutip situs resmi Pemprov Jateng, Selasa (11/2/2020).

Menurut Sudirman, kinerja PMI Jateng dalam hal kemanusiaan selama ini sangat bagus. Bahkan, menurut Sudirman, PMI Jateng bisa menjadi role model nasional dalam berbagai hal.

"Kami terkesan dengan kekompakan tim, kelengkapan sarana prasarana, kecanggihan pengelolaan darah sampai kesiagaan bencana. Dari sekian banyak PMI, menurut saya Jateng yang terbaik," ujarnya.

Pujian dari Sudirman justru membuat Ganjar bersemangat meningkatkan peran PMI Jateng agar semakin baik.

"Mungkin ke depan harus banyak pelatihan bersama antara PMI pusat dan daerah agar semakin hebat lagi, khususnya bagaimana peran PMI dalam hal kesiagaan bencana," ucap Ganjar.

Disinggung hubungannya dengan mantan rival di Pilkada 2018, Ganjar menegaskan berkomunikasi baik dengan Surdiman Said. Menurutnya, kontestasi politik saat Pilkada lalu tidak membuat hubungannya renggang. Sebab saat kontestasi berlangsung, keduanya tidak saling menyakiti.

"Kamu lihat sendiri kan, bagaimana kehangatan kami. Pilkada tidak memisahkan kami sebagai teman, sebab kami merasa tidak pernah saling menyakiti, melukai. Kami baik-baik saja kok," katanya.


Editor : Nani Suherni