Gelar Fogging, Caleg Perindo Juga Dorong Pasar Dadakan Kampung Sasak

Eddie Prayitno ยท Minggu, 03 Maret 2019 - 16:30 WIB
Gelar Fogging, Caleg Perindo Juga Dorong Pasar Dadakan Kampung Sasak
Caleg DPRD Kabupaten Kendal dari Partai Perindo Tithut Sumartini (kanan) melihat produk yang dijajakan di pasar dadakan Kampung Sasak, Desa Nawangsari, Weleri, kendal. (Foto: iNews.id/Eddie Prayitno)

KENDAL, iNews.id - Caleg DPRD Kabupaten Kendal dari Partai Perindo Tithut Sumartini mengapresiasi pemerintah desa (Pemdes) Nawangsari, Kecamatan Weleri yang mampu mengangkat perekonomian warganya dengan keberadaan pasar dadakan.

Pasar yang hanya buka tiap akhir pekan di Kampung Sasak ini dinilai mampu mengangkat dan memberdayakan ekonomi masyarakat dan mendorong pelaku usaha menengah kecil dan mikro (UMKM).

Salah satu bentuk apresiasi yang dilakukan Tithut Sumartini yakni dengan memberikan semangat kepada pelaku UMKM untuk memasarkan produknya di Kampung Sasak.

Menurut Tithut, pasar dadakan Kampung Sasak, Desa Nawangsari ini bisa meningkatkan perekonomian warga. “Banyak potensi yang bisa digarap mulai kuliner, kerajinan hingga wisata yang nantinya akan menjadi daya tarik bagi masyarakat untuk datang ke Kampung Sasak ini,” katanya, Minggu (3/3/2019).

Selain mendukung pemberdayaan perekonomian warga lewat Kampung Sasak, DPD Partai Perindo Kendal juga melakukan fogging di Desa Nawangsari. Fogging menyasar rumah warga yang padat dan pekarangan rumah yang rimbun. Lebih dari 100 rumah warga di desa tersebut jadi sasaran fogging relawan Partai Perindo.

Tithut mengatakan, selain untuk mengantisipasi penyebaran penyakit demam berdarah, fogging ini juga merupakan komitmen Partai Perindo yang menargetkan 100 titik se-Kabupaten Kendal.


Kepala Desa Nawangsari, M Ali Ridho mengatakan, pasar dadakan Kampung Sasak belum resmi diluncurkan. Pasar tersebut baru diuji cobakan dengan mengangkat produk-produk lokal. “Rencananya pasar dadakan ini digelar tiap Minggu pagi. Tujuannya memang untuk memberdayakan masyarakat sekitar agar mengangkat ekonomi usaha kecil,” ucapnya.

Ali berharap dengan hadirnya pasar dadakan di Kampung Sasak ini bisa menumbuhkan perekonomian baru bagi warga di sekitar kampung tersebut.


Editor : Kastolani Marzuki