Gelar Rapat Dadakan dengan Dinsos, DPRD Kendal Pertanyakan Data Kemiskinan

Eddie Prayitno ยท Selasa, 11 Februari 2020 - 17:36:00 WIB
Gelar Rapat Dadakan dengan Dinsos, DPRD Kendal Pertanyakan Data Kemiskinan
Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Kendal, Mahfud Sodik (Foto: iNews/Eddie Prayitno)

KENDAL, iNews.id - Komisi D DPRD Kabupaten Kendal, Jawa Tengah (Jateng) mempertanyakan data kemiskinan warganya saat rapat mendadak dengan sejumlah instansi pada Selasa (11/2/2020). Permintaan itu disampaikan karena mereka tak menerima data kemiskinan dari Dinas Sosial Kabupaten Kendal.

Komisi D DPRD Kabupaten Kendal, mencecar pertanyaan soal data penduduk miskin kepada kepada Dinsos Kendal, Koordinator kabupaten pendamping penerima program keluarga harapan (PKH) dan petugas Bank BTN yang ditunjuk sebagai penyalur bantuan.

Mereka meminta validasi data penerima bantuan sosial mulai PKH, penerima bantuan pangan nontunai dan bantuan sosial lainnya.

Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Kendal, Mahfud Sodik mengatakan banyak masukan tentang data warga miskin yang menerima bantuan tidak tepat sasaran.

"Ada beberapa yang akan kami evaluasi, pertama soal data kemiskinan yang kedua yakni data penyaluran bantuan beras dan lainnya," ujarnya, Selasa (11/2/2020).

Mahfud Sodik menjelaskan, proses pembelian bantuan di lapangan kerap dikeluhkan warga, kemungkinan karena data awal tidak akurat. Sehingga penyaluran bantuan dinilai tidak tepat sasaran.

"Temuannya mungkin karena data kemiskinan yang tidak akurat sehingga menyaluran yang sempat jadi masalah. Harapanya bisa terurai dengan solusi yang baik," katanya.

Sementara itu Kabid Litjamsos Data Dinas Sosial Kendal, Tati Wijayaningsih menjelaskan, setiap peserta dengan status miskin selalu diverifikasi setiap bulannnya. Bahkan, per Januari 2020 ada sekitar 500 penerima manfaat PKH yang mengundurkan diri karena beberapa faktor.

Mulai dari sudah mampu, hilang komponen dan kriteria usia. Untuk usia lanjut batas minimal penerima bukan lagi 60 tahun, tetapi 70 tahun sehingga banyak yang dihapus.

"Validasi data itu dilakukan setiap bulan. Dan ada anggota PKH yang mengundurkan diri sekitar 500 an," katanya.

Data Dinsos Kendal mencatat, per Januari 2020 terdapat 38.084 penerima PKH. Sementara, untuk penambahan data penerima PKH, Dinsos Kendal hanya bersifat pengajuan ke Kementerian Sosial.


Editor : Nani Suherni