Gelombang Setinggi 2,5 Meter Masih Mengancam Perairan Laut Jawa

Ahmad Antoni, Sindonews ยท Kamis, 11 Juni 2020 - 08:21 WIB
Gelombang Setinggi 2,5 Meter Masih Mengancam Perairan Laut Jawa
Gelombang tinggi (Foto: Antara)

SEMARANG, iNews.id - Kapal nelayan yang berlayar di perairan laut Jawa diimbau lebih waspada. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meterologi Maritim Semarang telah memberikan peringatan gelombang tinggi tersebut.

Masyarakat yang berada di pesisir juga diimbau untuk tetap waspada terutama di wilayah yang berpotensi terjadinya gelombang tinggi. BMKG menyebutkan peringatan akan adanya gelombang tinggi terutama di perairan laut Jawa bagian tengah dan perairan selatan Kalimantan itu berlaku pada tanggal 10 hingga 12 Juni 2020.

“Gelombang tinggi ini karena adanya pola angin di wilayah Indonesia bagian utara tyng umumnya dari tenggara sampai barat daya dengan kecepatan 3-20 knot,” Kepala Seksi Observasi dan Informasi BMKG Stasiun Maritim Semarang, Slamet Wiyono, Kamis (11/6/2020).

Dia menambahkan, untuk wilayah selatan Indonesia pola angin dari timur-selatan berkecepatan 3-25 knot. Kecepatan angin tertinggi terpantau di Laut Banda bagian selatan dan Laut Arafuru bagian timur.

Menurutnya, kondisi tersebut mengakibatkan terjadinya gelombang setinggi1,25 meter sampai 2,5 meter di perairan Jawa bagian tengah dan perairan kalimantan bagian selatan. Oleh sebab itu, para pelaut dan nelayan untuk memperhatikan risiko keselamatan dan batas aman dari kapal yang mereka gunakan untuk berlayar.

“Kapal nelayan yang berlayar sebaiknya dengan batas gelombang tidak melebih setinggi 1,25 meter dengan batas kecapatan angin sebesar 15 knot," ucapnya.

Sementara untuk kapal Feri dengan batas gelombang 2,5 meter dan kecepatan angin 21 knot. Sedangkan kapal ukuran besar yakni gelombanng lebih dari 4 meter dan kecepatan angin lebih dari 27 knot.


Editor : Nani Suherni