Gibran Didukung PDIP, Megawati: Tidak Boleh Berleha-leha

Irfan Ma'ruf ยท Jumat, 17 Juli 2020 - 15:55 WIB
Gibran Didukung PDIP, Megawati: Tidak Boleh Berleha-leha
Bakal calon wali kota Solo dari PDIP Gibran Rakabuming Raka. (Foto: Antara).

JAKARTA, iNews.id - Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menginstruksikan kepada seluruh pasangan calon kepala daerah yang telah mendapatkan rekomendasi PDIP di Pilkada Serentak 2020 untuk bergerak cepat. Mereka juga harus bekerja keras demi meraih kemenangan.

Mega mengatakan, para pasangan calon kepala daerah yang diusung PDIP merupakan petugas partai. Mereka tidak boleh puas hanya dengan mengantongi rekomendasi.

“Ingat, ini baru tahap pertama. Perjuangan sesungguhnya nanti bulan Desember. Oleh sebab itu, bergerak cepat lah, turun ke bawah untuk mendapat simpati rakyat yang akan memilih di masing-masing daerah,” kata Mega saat memberikan arahan dalam pengumuman pasangan calon kepala daerah PDIP di Jakarta, Jumat (17/7/2020).

PDIP mengumumkan 45 pasangan calon kepala daerah yang akan bertarung di Pilkada Serentak 2020 pada 9 Desember mendatang. Pengumuman ini merupakan tahap kedua setelah Februari 2020 lalu.

Termasuk yang mendapatkan rekomendasi PDIP ini yaitu Gibran Rakabuming Raka. Putra sulung Presiden Joko Widodo ini mendapat restu menjadi bakal calon wali kota Solo berpasangan dengan Teguh Prakosa.

Mega menuturkan, PDIP menginginkan kemenangan besar dalam pilkada mendatang. Keinginan itu dilandaskan pemikiran perjuangan partai tidak hanya berhenti di pilkada itu saja.

Menurut Presiden ke-5 RI ini, ada perjuangan lebih besar lagi yakni Pemilu dan Pilkada 2024. Karena itu, seluruh pasangan calon yang telah mendapatkan restu partai, mesti bekerja keras.

“Tidak bisa hanya berleha-leha, (berpikir) oh, sudah ada rekmendasi di tangan saya. Harus terus dilakukan dengan bekerja keras. Oleh sebab itu, mari, tetap menyatukan hati-pikiran, ucapan, dan tindakan dalam satu tarikan napas, dalam mewujudkan perjuangan Pancasila dan Tri sakti ajaran Bung Karno,” kata Mega.


Editor : Zen Teguh