Gibran Minta Masyarakat Doakan Sang Nenek dari Rumah

Antara ยท Kamis, 26 Maret 2020 - 10:02 WIB
Gibran Minta Masyarakat Doakan Sang Nenek dari Rumah
Bakal calon wali kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka (dua dari kanan) usai menunaikan ibadah salat JumaT mampir ke Kantor DPC PDIP Surakarta, di jalan hasanudin Purwosari Solo, Jumat (28/2/2020). (Foto: Antara/Bambang Dwi Marwoto)

SOLO, iNews.id - Suasana rumah duka ibunda Presiden Joko Widodo, Sudjiatmi Notomihardjo, di Jalan Pleret Raya, Banyuanyar, Kota Surakarta, Rabu (25/3/2020) tidak dipadati pelayat. Para jurnalis yang meliput pun hanya bisa mengambil gambar di ujung Jalan Pleret Raya.

Beberapa pejabat yang sempat datang ke rumah duka, antara lain Gubernur Ganjar Pranowo, Kapolda Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel, Pangdam IV/ Diponegoro Mayjen M.Effendi, serta Wali Kota FX Hadi Rudyatmo serta Wakil Wali Kota Achmad Purnomo.

Sementara Mensesneg Pratikno dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung juga hadir beberapa jam setelah jenazah almarhum tiba di rumah duka.

Adapun karangan bunga ucapan duka cita juga mulai berdatangan ke rumah duka. Petugas menempatkan karangan-karangan bunga ucapan duka cita itu di sepanjang Jalan Letjen Suprapto.

Pihak keluarga Presiden Joko Widodo melalui Gubernur Ganjar Pranowo meminta masyarakat tidak perlu datang langsung untuk melayat.

"Tadi disampaikan langsung Mas Gibran (Gibran Rakabuming), agar masyarakat mendoakan saja dari rumah," katanya.

Dia meminta masyarakat memahami kondisi tersebut yang berkaitan dengan pencegahan penyebaran COVID-19.

Sudjiatmi Notomihardjo meninggal dunia pada usia 77 tahun karena penyakit kanker. Jenazah almarhumah rencananya akan dimakamkan di Pemakaman Keluarga Mundu, Selokaton, Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, pada Kamis (26/3) pukul 13.00 WIB.


Editor : Nani Suherni