Harga Kedelai hingga LPG Naik, Begini Respons Istana

Ariedwi Satrio · Minggu, 06 Maret 2022 - 15:44:00 WIB
Harga Kedelai hingga LPG Naik, Begini Respons Istana
Seorang pekerja merapikan elpiji nonsubsidi yang mengalami kenaikan di salah satu pangkalan elpiji di Kulonprogo. (Foto: iNews.id/Kuntadi)

JAKARTA, iNews.id – Istana merespons kenaikan sejumlah harga barang dan kebutuhan pokok. Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), Edy Priyono menyebut kenaikan tersebut disebabkan ketidakpastian ekonomi global.

Edy menekankan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah mengingatkan sejak dini potensi kenaikan sejumlah harga barang tersebut. Hal itu, kata dia, perlu disikapi dengan bijak dan tidak perlu memunculkan kekhawatiran secara berlebihan.

Oleh karena itu, Edy meminta agar kenaikan harga barang itu dijadikan momentum bagi semua pihak untuk mulai menguatkan produksi dalam negeri dan mengurangi konsumsi barang-barang impor.

"Apa yang disampaikan bapak Presiden mengandung satu pesan kunci, yakni kita harus berani berubah dan berani mengubah," tegas Edy Priyono melalui keterangan resminya, Minggu (6/3/2022).

Menurutnya, ketidakpastian ekonomi global akibat pandemi Covid-19 yang berkepanjangan, ditambah munculnya konflik Rusia-Ukraina, berimplikasi pada produksi dan konsumsi. 

Di sisi konsumsi, kaya dia, masih ada ketergantungan terhadap barang-barang impor, seperti LPG, kedelai, dan gandum, yang menyebabkan terjadinya lonjakan harga. Dalam jangka pendek, pemerintah tidak punya banyak pilihan, yakni tetap mempertahankan harga agar tidak naik dan stabil, dengan memberikan subsidi. 

Editor : Ahmad Antoni

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: