Heboh, Komik Berkonten Dewasa Tersebar di Kalangan Siswa SD Kendal

Eddie Prayitno ยท Jumat, 24 Januari 2020 - 14:22:00 WIB
Heboh, Komik Berkonten Dewasa Tersebar di Kalangan Siswa SD Kendal
Guru kelas SDN 1 Patukangan, Kendal Inayatuz Zakiaty (kiri) (Foto: iNews.id/Eddie Prayitno)

KENDAL, iNews.id - Komik bergambar konten dewasa dijual pedagang kaki lima di lingkungan sekolah dasar di Kendal, Jawa Tengah. Komik bergambar anime yang dijual ini membuat pihak sekolah dan orangtua resah.

Komik bergambar konten dewasa ini awalnya ditemukan di SDN 1 Patukangan kota Kendal. Pihak guru mengetahui soal komik dewasa ini saat menerima laporan dari beberapa siswa. Diketahui 10 siswa membeli komik bersampul anime ini. Guru juga menemukan komik ini di tempat sampah, diduga dibuang siswa yang takut ketahuan pihak sekolah.

Komik bersampul anime tersebut sekilas tampak seperti komik anime biasa. Namun saat dibuka, beberapa gambar didalamnya memperlihatkan adegan orang dewasa dan kata-kata tak senonoh.

BACA JUGA: Underpass Terpanjang di Indonesia yang Ada di Yogyakarta Resmi Dibuka

Guru kelas SDN 1 Patukangan, Kendal Inayatuz Zakiaty mengatakan komik berkonten dewasa yang dimiliki siswa ini dibeli dari pedagang kaki lima di depan sekolah usai jam pelajaran selesai.

Komik tersebut dijual ke siswa seharga Rp3.000 oleh pedagang yang belum diketahui identitasnya.

"Jadi ada yang beli (siswa) pas dibaca di rumah itu ternyata gambarnya berkonten pornografi. Nah bukunya itu dibawa ke sekolah terus dirobek terus dibuang," katanya, Jumat (24/1/2020).

Penasaran dengan laporan siswa, Ina akhirnya memeriksa robekan komik yang memang mengandung kontek dewasa.

"Anak-anak belikan dari covernya kaya cerita anak soleh solehah, dikirinya seperti itu," ujarnya.

BACA JUGA: Ini Penampakan Underpass di Yogyakarta, Ada Ornamen Tari-tarian

Temuan komik anime bergambar konten dewasa ini menjadikan sekolah lebih ketat mengawasi pedagang mainan yang berjualan di depan sekolahan. Siswa juga diberi pengarahan untuk tidak membelinya kembali.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kendal Wahyu Yusuf Ahmadi membenarkan soal adanya laporan komik bergambar konten dewasa ini. Pihaknya sudah membuat surat edaran kepada sekolah di Kendal agar mengecek pedagang yang berjualan di lingkungan sekolah.


Editor : Nani Suherni