Hendak Mengungsi karena Banjir, Warga Grobogan Tewas Terpeleset

Rustaman Nusantara ยท Kamis, 09 Januari 2020 - 11:22:00 WIB
Hendak Mengungsi karena Banjir, Warga Grobogan Tewas Terpeleset
Jenazah Florentina Siti Hariyatmi di Puskesmas Karangrayung, Kamis (9/1/2020). (Foto: iNews.id/Rustaman Nusantara)

GROBOGAN, iNews.id - Banjir melanda lima kecamatan di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah pada Kamis (8/1/2020) menelan korban jiwa. Diduga korban terpeleset di dalam rumahnya yang terendam banjir.

Florentina Siti Hariyatmi, warga Desa Karangrayung tewas saat hendak mengungsi. Menurut keterangan pihak keluarga, korban tewas akibat terjatuh di dalam genangan. Sebelumnya, pertolongan pertama diberikan suami Florentina, namun nyawa korban tak terselamatkan.

BACA JUGA: Tanggul Sungai Jebol, Banjir Lumpuhkan Aktivitas Warga di Grobogan

"Ibu belum sempat ganti baju kemudian jatuh. Setelah ditolong suami dan kakaknya tetapi ternyata meninggal di tempat," kata Tim Medis Puskesmas Karangrayung, Juwati, Kamis (9/1/2020).

Juwarti menjelaskan, saat kejadian rumah Florentina sudah tergenang banjir kurang lebih 40-50 sentimeter. Banjir juga menggenangi area Puskesmas Karangrayung, tetapi hingga kini belum ada upaya mengungsikan pasien.

BACA JUGA: Banjir Bandang di Brebes Rusak 7 Rumah, Warga Ngungsi ke Koramil

"Puskesmas banjirnya sepinggang. Pasien tidak diungsikan, tetapi hanya diminta bersiaga," ujarnya.

Hingga Kamis (9/1/2020) pagi, banjir terparah dialami beberapa desa di wilayah Gubug seperti Desa Gelapan, Ngroto, Gubug dan Kwaron. Ketinggian air mencapai satu hingga 1,5 meter. Warga masih menolak diungsikan dengan alasan menjaga harta benda di rumah.

Editor : Nani Suherni