Hendak Tarawih, Toko Kelontong di Grobogan Terbakar, Beras PKH Ikut Ludes

Rustaman Nusantara ยท Senin, 11 Mei 2020 - 23:56 WIB
Hendak Tarawih, Toko Kelontong di Grobogan Terbakar, Beras PKH Ikut Ludes
Kebakaran menghanguskan toko kelontong dan gudang sembako di Grobogan, Jateng. (Foto: iNews/Rustaman Nusantara)

GROBOGAN, iNews.id - Toko kelontong dan gudang penyimpan dagangan sembako di Desa Sambirejo, Kecamatan Wirosari, Grobogan terbakar, Senin (11/5/2020) malam. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian itu, namun seisi toko dan gudang ludes dilalap api termasuk beras bantuan program keluarga harapan (PKH).

Paket sembako PKH yang disimpan di dalam gudang itu rencananya dibagikan ke warga penerima. Enam mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api yang membakar took milik Sodiq tersebut.

Diperoleh informasi, peristiwa kebakaran terjadi ketika Sodiq, pemilik toko kelontong hendak melaksanakan salat tarawih. Mengetahui listrik mati, pemilik toko kemudian keluar rumah dan menyalakan saklar meteran listrik.

“Pas dinyalakan, tiba-tiba terdengar suara letusan beberapa kali dari atap rumah dan api langsung berkobar membakar atap bangunan kelontong,” kata warga Sambirejo, Soleman.

Saat peristiwa terjadi, kata dia, suasana desa terlihat sepi karena sebagian warga sudah berangkat ke masjid untuk menunaikan salat tarawih. Pemilik toko pun berteriak minta tolong sehingga mengundang perhatian tetangga yang masih di rumah.

Kebakaran toko kelontong yang berada di pinggir jalan sempat menarik perhatian para pengendara yang melintas.

Akibat kebakaran itu, kerugian diperkirakan mencapai Rp1 miliar. Kebakaran tersebut juga membuat arus lalulintas dari Grobogan menuju Blora sempat macet hingga 3 kilometer.


Editor : Kastolani Marzuki