Hujan Es Disertai Angin Kencang Terjang 4 Desa di Klaten, Belasan Rumah Rusak

Saeful Efendi ยท Minggu, 24 November 2019 - 22:00 WIB
Hujan Es Disertai Angin Kencang Terjang 4 Desa di Klaten, Belasan Rumah Rusak
Warga dibantu anggota TNI/Polri memperbaiki rumah warga yang rusak akibat tertimpa pohon tumbang setelah hujan es dan angin kencang di Desa Bogor, Cawas, Klaten. (Foto: iNews/Saeful Effendi)

KLATEN, iNews.id - Hujan es disertai angin kencang menerjang empat desa di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Minggu (24/11/2019). Bencana itu membuat belasan rumah rusak parah akibat tertimpa pohon tumbang.

Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian itu, namun kerugian yang dialami warga ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Detik-detik hujan badai itu terekam video amatir warga. Salah satunya di Desa Bogor, Kecamatan Cawas. Dalam rekaman video itu, beberapa warga tampak memanjatkan doa agar terhindar dari bencana itu.

Sejumlah atap genting rumah warga banyak yang rusak dan berhamburan akibat diterjang angin puting beliung, bahkan sejumlah pohon banyak yang tumbang hingga mengenai atap rumah warga.

Sejumlah relawan dibantu anggota TNI/Polri, dan warga masyarakat langsung bergotong royong dengan memotong sebagian pohon yang tumbang dan mengenai atap bangunan rumah warga.

Warga Bogor, Triyatno mengatakan, sebelum terjadi bencana diawali hujan es yang diikuti angin kencang. “Hujan es sama angin kencang muter-muter. Anginnya kenceng sekali. Ada belasan rumah yang rusak,” katanya.

Meski tak ada korban jiwa, kata dia, akibat hujan es yang disertai angin kencang ini membuat sejumlah rumah rusak, kabel listrik sejumlah desa padam akibat kabel putus tertimpa pohon.

Camat Cawas, Sofyan mengatakan, dari hasil pendataan sementara ada belasan rumah rusak yang tersebar di empat desa yakni, Barepan, Bogor, Gombang, dan Tirtomarto.

Warga yang rumahnya rusak sebagian memilih menginap kerumah kerabat dan tetangga terdekat. “Kami sudah berkoordinasi dengan relawan dan anggota TNI/Polri untuk ikut bersama-sama membantu memperbaiki rumah warga yang rusak,” katanya.


Editor : Kastolani Marzuki