Insiden Penusukan Wiranto, Polda Jateng Petakan Jaringan Teroris JAD

Kristadi ยท Jumat, 11 Oktober 2019 - 20:15 WIB
Insiden Penusukan Wiranto, Polda Jateng Petakan Jaringan Teroris JAD
Kapolda Jateng Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel (Foto: Dok.iNews.id)

SEMARANG, iNews.idPolda Jateng terus memetakan atau mapping jaringan kelompk teroris jamaah ansharut daulah (JAD) di provinsi ini. Pemetaan dilakukan menyusul insiden penusukan terhadap Menko Polhukam Wiranto yang dilakukan terduga jaringan JAD yang berafiliasi ISIS, Fitria Diana asal Brebes.

Kapolda Jateng Irjen Pol Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel mengatakan, pemetaan terus dilakukan untuk mengungkap jaringan JAD yang ada di Jawa Tengah. Pemetaan ini melibatkan jajaran terkait di antaranya Polda Jateng, Densus 88 Antiteror Mabes Polri, TNI, dan pimpina pemerintah daerah.

“Semua anggota polisi bersama dengan pimpinan daerah, Densus, dan TNI terus memetakan jaringan ini. Tanpa ada kerja sama kita tidak bisa,” katanya di Mapolda Jateng, Jumat (11/10/2019).

Rycko juga meminta masyarakat untuk ikut bekerja sama dengan cara melaporkan ke pihak berwajib jika menjumpai seseorang atau kelompok yang mencurigakan. “Tanpa dukungan masyarakat, Polri tidak ada apa-apanya. Mari kita bersatu untuk menjaga keamanan wilayah,” ujarnya.

Rycko mengatakan, tindakan awal telah dilakukan Polda Jateng dan Polres Brebes berupa penggeladahan dan berhasil mengamankan sejumlah buku, busur dan anak panah.

Selain itu, kata dia, kedua orang tua pelaku juga masih dimintai keterangan di Mapolres Brebes terkait kepribadian dan aktivitas anaknya hingga menyerang Menko Polhukam Wiranto di Menes, Pandeglang.

Perangkat Desa Sitanggal, Wartono mengatakan, Fitri sebelumnya pamit untuk mencari pekerjaan pada Juni lalu. Fitri pulang terakhir pada September lalu dengan berpakaian gamis dan cadar.

“Dia pamitan ke orang tuanya, katanya mau cari pekerjaan. Pulang-pulangnya sudah pakai gamis dan cadar. Tadi polisi dapat enam anak panah, busur, sama buku-buku satu kardus. Sudah diamankan tadi,” ujar Wartono.


Editor : Kastolani Marzuki