Ayah di Purbalingga Perkosa Anak Kandung Berkali-kali Selama Satu Tahun hingga Melahirkan

Catur Edi Purwanto ยท Rabu, 04 Desember 2019 - 00:31 WIB
Ayah di Purbalingga Perkosa Anak Kandung Berkali-kali Selama Satu Tahun hingga Melahirkan
Kapolres Purbalingga AKBP Kholilur menginterogasi Tarsum, ayah yang tega memerkosa anak kandungnya hingga melahirkan bayi laki-laki. (Foto: iNews/Catur Edi Purwanto)

PURBALINGGA, iNews.id - Sungguh bejat perbuatan yang dilakukan seorang ayah di Purbalingga, Jawa Tengah ini. Pelaku yang diketahui bernama Tarsum (47) tega memerkosa putri kandungnya yang masih di bawah umur hingga hamil dan melahirkan.

Peristiwa tersebut sontak menggegerkan warga Karangreja, Purbalingga. Warga yang tersulut emosi mendatangi rumah tersangka. Mereka nyaris menghakimi tersangka.

Beruntung, petugas Polres Purbalingga dan Polsek Karangreja yang tiba di lokasi berhasil meredam emosi warga. Tersangka pun lolos dari amukan massa.

Kapolres Purbalingga, AKBP Kholilur mengatakan, kasus incest atau hubungan sedarah itu terkuak dari kecurigaan petugas puskesmas karena ada anak di bawah umur melahirkan tanpa suami.

“Kasus itu kemudian dilaporkan ke polisi dan dari hasil pemeriksaan pelaku yang menghamili korban ini ternyata ayah kandungnya sendiri,” kata Kholilur, Selasa (3/12/2019).

Menurut Kapolres, kasus incest antara ayah dan anak perempuannya sudah berlangsung satu tahun. “Sekarang ini, anak tersangka melahirkan bayi laki-laki,” katanya.

Kapolres mengungkapkan, modus yang dilakukan tersangka yakni menyuruh istrinya bekerja di luar kota agar bisa leluasa melampiaskan nafsu bejatnya. “Si anak tersangka, sebetulnya tidak mau. Tapi, karena diancam tidak akan dibiayai sekolahnya, sehingga tidak bisa berbuat apa-apa,” ucapnya.

Kepada penyidik, Tarsum (47) mengaku sudah setahun memerkosa putri kandungnya. “Saya nggak tahu, pak. Soalnya, saya ditinggal istri kerja dan nggak pulang-pulang,” ucapnya.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya itu, Tarsum kini ditahan di Mapolres Purbalinggan. Tersangka dijerat Undang -Undang tentang Perlindungan Anak dengan ancaman pidana kurungan 15 tahun penjara ditambah sepertiga dari pidana penjara.


Editor : Kastolani Marzuki