Jadi Klaster Keluarga, 13 Orang dalam Satu Rumah di Solo Positif Covid-19

Agregasi Solopos · Jumat, 11 September 2020 - 10:35 WIB
Jadi Klaster Keluarga, 13 Orang dalam Satu Rumah di Solo Positif Covid-19
Ilustrasi positif Covid-19. (Foto: Istimewa)

SOLO, iNews.id - Kasus Covid-19 dari klaster keluarga di Kelurahan Nusukan, Kecamatan Banjarsari, Solo, patut diwaspadai. Kasus ini disebut sebagai klaster keluarga terbesar dalam catatan Satgas Covid-19 Solo.

Tercatat, sebanyak 12 orang dalam satu keluarga yang tinggal di satu rumah terkonfirmasi positif Covid-19. Hal ini dijelaskan Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, Siti Wahyuningsih, Kamis (10/9/2020).

Sebanyak 12 orang itu merupakan kontak erat dari kasus ke-397, pasien suspek yang naik kelas jadi kasus konfirmasi pada 1 September 2020. Siti Wahyuningsih mengatakan 12 kasus itu berasal dari satu lapisan tracing.

“Ada 15 orang yang kami tracing. Nah, 12 di antaranya terkonfirmasi positif Covid-19. Tiga lainnya negatif. Jadi, klaster keluarga dari Kelurahan Nusukan itu totalnya 13 orang,” ucapnya.

Dia menambahkan klaster Nusukan ini merupakan kasus Covid-19 terbesar di Kota Solo dalam kategori keluarga.

“Boleh dibilang terbesar, karena catatan kami yang terbesar enggak pernah tembus angka itu,” katanya.

Dari 13 kasus tersebut, empat pasien dirawat di RSUD dr Moewardi lantaran mengalami gejala klinis.

“Dari 13 kasus, 4 di antaranya bergejala sehingga dirawat di RSUD dr Moewardi dan sisanya isolasi mandiri di rumah,” ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, kasus positif Covid-19 di Kota Solo per Kamis mencapai angka 517. Hal itu setelah adanya tambahan 18 kasus anyar. Diketahui, sebanyak 12 di antaranya berasal dari klaster keluarga di Nusukan.

Covid-19 di Kota Solo menjadi 517 orang. Rinciannya, 366 sembuh/pulang, 97 isolasi mandiri, 32 rawat inap dan 22 meninggal dunia. Sehingga, jumlah kasus aktif tersisa 129 orang.

Artikel ini telah tayang di Solopos.com dengan judul "13 Orang Positif, Klaster Covid-19 Keluarga Nusukan Kasus Terbesar Di Solo"


Editor : Nani Suherni