KA Menoreh Rute Semarang-Jakarta Dioperasikan, Penumpang Tetap Bawa Surat Rapid Test

Ahmad Antoni · Selasa, 01 September 2020 - 12:25 WIB
KA Menoreh Rute Semarang-Jakarta Dioperasikan, Penumpang Tetap Bawa Surat Rapid Test
Mulai 1 September 2020, KA Menoreh rute Semarang–Jakarta kembali dijalankan. (Foto: Ilustrasi Dok Sindonews)

SEMARANG, iNews.id - Per 1 September 2020, KA Menoreh rute Semarang-Jakarta kembali dioperasikan. Selain mengenakan masker dan face shield penumpang masih harus melengkapi diri dengan surat keterangan sehat atau rapid test.

Salah satu KA produk Daop 4 Semarang ini bisa mengantarkan para pelanggannya ke Stasiun Bekasi, Jatinegara, Pasar Senen dan berakhir di Stasiun Jakarta Kota. Keberangkatan KA Menoreh ini dari Semarang Tawang pukul 09.50 WIB dengan memberikan pilihan waktu yang cukup longgar setelah sebelumnya KA Argo Sindoro yang diberangkatkan pukul 07.00 WIB.

Dengan waktu tempuh 6 jam 35 menit dan harga mulai Rp110.000, KA Menoreh dipastikan mempunyai pasar di semua lapisan masyarakat.

Manajer Humas Daop 4 Semarang, Krisbiyantoro menyebutkan total di bulan September ada 59 yang sudah beroperasi dari 81 KA, yang melintas di Daop 4 Semarang.

“Diharapkan dengan terus bertambahnya jumlah KA KA yang beroperasi, disambut baik oleh masyarakat luas yang akan melakukan aktivitasnya bertransportasi antarkota dengan kereta api,” kata Krisbiyantoro, Selasa (1/9/2020)

Dia menegaskan, KAI masih tetap menerapkan protokol kesehatan di lingkungan stasiun, yakni untuk KA jarak jauh, para pelanggan KA di samping mengenakan masker dan face shield, juga harus dilengkapi dengan surat keterangan sehat atau rapid test. Sementara, untuk KA lokal atau KA Aglomerasi cukup menggunakan masker.

Para pekerja di lingkungan KAI juga senantiasa menerapkan 3M (mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak) dalam melayani pelanggannya.

“Mengingat pentingnya menjaga jarak, maka KAI mengharapkan pembelian tiket melalui aplikasi KAI ACCESS, yang sangat mudah untuk bertransaksi, mengetahui info harga tiket, ketersediaan tempat duduk bahkan menu pembatalan dan ubah jadwal,” katanya.


Editor : Nani Suherni