Kadin dan Apindo Jateng Sebut UU Cipta Kerja Bisa Kurangi Pengangguran

Ahmad Antoni ยท Selasa, 13 Oktober 2020 - 06:29:00 WIB
Kadin dan Apindo Jateng Sebut UU Cipta Kerja Bisa Kurangi Pengangguran
Ilustrasi pengangguran mencari pekerjaan

SEMARANG, iNews.id - Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Jawa Tengah dan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) mendukung penuh penerbitan Undang-Undang Cipta Kerja. Dalam pandangan mereka, UU Cipta Kerja membuat peluang investasi dan mengurangi pengangguran.

"Undang-Undang Cipta Kerja ini bisa membuka peluang besar bagi investor masuk ke Jawa Tengah. Dengan begitu, maka persoalan pengangguran yang selama ini menjadi problem, akan teratasi," kata Ketua Kadin Jateng, Kukrit SW, saat mengikuti dialog bersama Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, Senin (12/10/2020).

Sementara itu, Ketua Apindo Jateng, Frans Kongi menuturkan, dengan berkurangnya pengangguran, maka berdampak pada kesejahteraan masyarakat. Daya beli masyarakat juga akan meningkat.

"Ini cara agar Indonesia cepat maju. Kalau ini ditolak bahkan dibatalkan, Indonesia akan sulit untuk maju," kata Frans Kongi.

Frans menambahkan, pemerintah telah berkomitmen untuk meningkatkan investasi. Mereka akan berusaha keras untuk membuat hal ini bisa tercapai.

"Yang harus digarisbawahi, persediaan tenaga kerja di Jawa Tengah ini sangat banyak. Jateng, terkenal pekerjanya yang baik, pintar dan tidak neko-neko. Ini sudah menjadi trademark yang dimiliki Jawa Tengah untuk menarik investor," ucapnya.

UU Cipta Kerja lanjut Frans menjadi sangat strategis. Akan banyak perusahaan yang masuk ke Jawa Tengah dengan adanya peraturan ini.

"Infrastruktur sudah oke, kemana-mana sangat mudah. Maka ini sangat strategis bagi Jateng. Akan banyak perusahaan yang masuk ke Jateng," ucapnya.

Bahkan di Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang, banyak perusahaan yang tertarik menanamkan modal. Setidaknya, tahun depan kawasan itu sudah ramai dipenuhi industri besar.

"Tahun depan sudah ramai itu, setidaknya ada 50.000-100.000 tenaga kerja yang dipastikan terserap di kawasan Industri Batang dalam waktu dekat," katanya.

Sebelumnya, Ganjar Pranowo mengumpulkan kalangan pengusaha, akademisi dan serikat buruh untuk berdiskusi terkait UU Cipta Kerja. Pertemuan dilakukan untuk mendengarkan masukan dan menyerap aspirasi dari berbagai pihak terkait undang-undang itu.

Editor : Nani Suherni