Kampanye di Solo, Jokowi Berharap Jateng Gaspol sampai 90 Persen

Antara ยท Selasa, 09 April 2019 - 20:17 WIB
Kampanye di Solo, Jokowi Berharap Jateng Gaspol sampai 90 Persen
Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo menyapa pendukung saat kampanye akbar di Solo, Jawa Tengah, Selasa (9/4/2019). (Foto: Antara)

SOLO, iNews.id – Setelah melakukan kampanye terbuka di Karawang dan Subang, Jawa Barat, capres nomor urut 01 Joko Widodo melanjutkan safari politiknya ke daerah kelahirannya di Solo, Jawa Tengah.

Capres petahana itu menaiki kereta kencana untuk memulai kampanye umum terbuka di Stadion Sriwedari Solo, Selasa (9/4/2019).

Di hadapan ribuan pendukungnya, Jokowi ingin agar mereka meningkatkan kerja sehingga perolehan suara Jokowi-Ma'ruf Amin pada Pilpres 2019 di Jawa Tengah dapat gaspol sampai 70 persen. “Sekali lagi jangan kendor, harus terus gaspol! Setuju? angkat jari!” kata Joko Widodo di Stadion Sriwideri.

“Perlu saya ingatkan Pilpres 2014 di Provinsi Jawa Tengah kita mendapat 66 persen, tapi melihat antusiasme, militansi hari ini, saya tidak mau lagi 66 persen, tidak mau. Minimal 70 persen setuju? Minimal loh ya nanti kalau dapat 75 persen boleh, 80 persen boleh, 85 persen boleh 90 persen boleh, angkat jari!" kata Jokowi.

Selain meningkatkan suara di wilayah Jawa Tengah, Jokowi juga meminta pendukungnya meningkatkan perolehan suara di wilayah Solo Raya.

“Sekarang di Kota Solo dan sekitarnya, di Kota Solo pada 2014 kita dapat 84 persen awas, awas, saya berasal dari Solo toh? Jangan sampai dapatnya sama seperti 2014 setuju? Harus lebih dari 84 persen setuju acung jari? Acung jari, dapat berapa nanti?" tanya Jokowi kepada para pendukungnya.

Jokowi pun berharap agar para pendukungnya di Solo Raya dapat mendulang 90 persen suara. "Suara pada Pilpres 2014 84 persen, 2019 dapat berapa? Di atas 90 persen tunjuk jari! Tidak ragu saya kalau seperti ini, Insya Allah apa yang kita sepakti sore hari ini bisa terjadi, benar? Tapi harus kerja keras, waktunya tinggal 8 hari," kata Jokowi.

Solo Raya yang disebutkan Jokowi adalah Sragen, Karanganyer, Wonogiri, Boyolali, Sukoharjo dan lainnya. "Hati-hati, Jawa Tengah akan sangat menentukan menang dan tidaknya kita, karena tambahan persentase elektabilitas Jawa Tengah dipakai untuk menutup suara di tempat lain, nah nah nah, karena itu kita harus kerja keras siap?" ungkap Jokowi.

Tidak ketinggalan Jokowi menyebutkan capaian pembangunan infrastruktur yang dimiliki Solo dalam pemerintahannya.

"Jalan tol sudah jadi ya? Siapa yang sudah mencoba? Dulu ke Semarang 3 jam, sekarang 40 menit, saya sudah pernah coba. Kalau ke Surabaya berapa? 2,5 jam benar tidak? Kalau tidak ngebut 3 jam, tapi bisa 2,5 jam, kadang 2 jam, saya 2 jam lebih sedikit," kata Jokowi.

Selain Jokowi, hadir juga dalam kampanye akbar tersebut istri Jokowi, Iriana Joko Widodo, Ketua Umum PDI-Perjuangan Megawati Soekarnoputri, politikus PDIP Puan Maharani, Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Erick Thohir, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, anggota Dewan Pengarah TKN Pramono Anung, Yenni Wahid, Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen, Ustaz Yusuf Mansur yang bertugas sebagai pembaca doa dan tokoh lainnya.


Editor : Kastolani Marzuki