Karyawan Reaktif Covid-19, Swalayan Superindo di Pekalongan Ditutup Sementara

Suryono Sukarno ยท Kamis, 28 Mei 2020 - 18:15 WIB
Karyawan Reaktif Covid-19, Swalayan Superindo di Pekalongan Ditutup Sementara
Pengumuman penutupan Swalayan Superindo di Pekalongan, Jawa Tengah, Kamis (28/5/2020). (Foto: iNews/Suryono Sukarno)

PEKALONGAN, iNews.id - Supermarket Superindo Kota Pekalongan yang beralamatkan di Jalan Dr Wahidin Nomor 52, Kelurahan Noyontaansari, Kecamatan Pekalongan Timur. Langkah penutupan salah satu supermarket di Kota Pekalongan ini berdasarkan surat yang dikeluarkan Walikota Pekalongan Nomor 443.1/027 Tanggal 28 Mei 2020.

Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Pekalongan melalui Kasatpol PP Kota Pekalongan, Sri Budi Santoso mengungkapkan penutupan Superindo ini dilakukan setelah diketahui sebanyak 10 orang dinyatakan reaktif. Sebelumnya rapid test dilakukan kepada karyawan maupun pengunjung Superindo pada Rabu (27/5/2020)

“Penutupan ini dilakukan dalam rangka upaya melakukan pencegahan yang lebih optimal dan melindungi kepentingan dan keselamatan masyarakat lebih luas dari potensi penyebaran virus Covid-19, maka dipandang penting dilakukan penghentian sementara operasional Superindo sampai dilakukan langkah-langkah pencegahan dari pihak Superindo,” ucap Sri Budi Santosa, Kamis (28/5/2020)

Saat dilakukan rapid test di Superindo sehari sebelum penutupan ada 42 sampel yang diperiksa. Sebanyak 10 orang di antaranya reaktif, 3 orang berasal dari manajemen dan karyawan serta 7 orang merupakan pengunjung Superindo Kota Pekalongan.

"Kami meminta kepada pihak Superindo agar terus melakukan perbaikan-perbaikan dalam rangka pencegahan sebagai tindak lanjut antara lain melakukan rapid test," ucapnya.

Sementara itu, Persona Superindo Kota Pekalongan, Supriyatno menyampaikan pihaknya membenarkan hasil rapid test bagi perwakilan karyawan dan pengunjung Superindo kemarin. Supriyatno juga menghargai apa yang menjadi kebijakan pemerintah demi kepentingan dan keselamatan bersama.

“Pasti kami selalu mensupport apa kebijakan apa yang diambil pemerintah guna mencegah penyebaran Covid-19 di Kota Pekalongan,” kata Supriyatno.


Editor : Nani Suherni