Kasus Covid-19 di Jateng Terus Naik, Ganjar Pranowo: Ini Cukup Berbahaya

Ahmad Antoni, Sindonews ยท Senin, 03 Agustus 2020 - 21:42 WIB
Kasus Covid-19 di Jateng Terus Naik, Ganjar Pranowo: Ini Cukup Berbahaya
Petugas Dinkes Jateng melakukan tes swab massal ke ASN di Pemprov Jateng. (Foto: SINDOnews)

SEMARANG, iNews.id - Angka penyebaran virus corona Covid-19 di Jawa Tengah terus meningkat. Kondisi itu dinilai berbahaya. Karena itu, Pemprov Jateng gencar melakukan tes swab massal di seluruh daerah.

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo mengatakan, angka reproduksi efektif (Re/Rt) minggu ke 31 meningkat terus menerus dalam empat pekan terakhir. Re/Rt di atas 1 bertambah 6 menjadi 25 dari 34 Kabupaten/Kota, dan Kabupaten Jepara tertinggi dan tidak jelas klaster penularannya.

“Penambahan ini hampir semua. Kabupaten Jepara tertinggi dan tidak jelas klaster penularannya. Ini cukup berbahaya,” katanya, Senin (3/8/2020).

Karena itu, Ganjar mengatakan, jajarannya terus melakukan tracing dan diharapkan Program Jogo Tonggo mampu diaplikasikan di semua lini masyarakat. “Saya juga minta bupati-wali kota terus melakukan sosialisasi,” ucapnya

Ganjar menambahkan, peningkatan kasus Covid-19 itu layak terjadi karena Pemprov Jateng gencar melakukan testing atau tes swab massa. secara masif. “Maka, kita minta optimalisasi laboratorium dan masih proporsional bisa untuk mengcover percepatan dalam tes. Kita mulai optimalkan koordinasi di tiap wilayah,” tuturnya.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Yulianto Prabowo mengatakan, tes swab Covid-19 ini sudah menyasar 138.500 orang.

“Pantura Timur masih tinggi, kalau Pantai Selatan rendah. Tapi tes tetap dilakukan,” kata Yulianto usai Rapat Koordinasi Pencegahan Covid-19 di Ruang rapat Kantor Gubernur Gedung A Lantai 2, Semarang,Senin (3/8/2020).

Untuk pelaksanaan tes swab secara masif, pihaknya berupaya terus dilakukan sesuai dengan kemampuan dan kapasitas yang dimiliki. Selain itu, sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi lain.

“Kita berusaha mengarah ke sana (testing) bertahap sesuai dengan kemampuan dan kapasitas. Juga sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi lain. Anggarannya besar, maka kita bertahap,” ucapnya.

Disinggung kasus di Kabupaten Jepara, Yulianto mengatakan saat ini Dinkes telah melakukan testing dan tracing di wilayah tersebut. Itu merupakan langkah pencegahan penyebaran Covid-19 di wilayah yang masih tinggi.

“Iya, sekarang kita melakukan tracing dan testing di sana. Karena ditemukan kasus di sekretariat Dewan, DLH (Dinas Lingkungan Hidup) dan Satpol PP,”  ucapnya.


Editor : Kastolani Marzuki