Kasus Covid-19 di Kota Semarang Melonjak, Klaster Baru Bermunculan

Taufik Budi ยท Selasa, 02 Juni 2020 - 23:27 WIB
Kasus Covid-19 di Kota Semarang Melonjak, Klaster Baru Bermunculan
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi. (Foto: iNews/Taufik Budi)

SEMARANG, iNews.id – Kasus positif Covid-19 di Koat Semarang Jawa Tengah terus melonjak. Tak hanya jumlahnya yang kian bertambah, namun juga bermunculan klaster-klaster baru terutama di pasar tradisional.

“Sampai hari ini kita menemukan beberapa klaster baru, tidak hanya Pasar Kobong, klaster baru ada di Pasar Prembaen, Pasar Jati Banyumanik, dan juga Pasar Karimata atau Pasar Burung, yang sudah terdapat contoh pedagangnya positif (Covid-19),” kata Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, Selasa (26/5/2020).

Menurutnya, petugas medis langsung melakukan tracking atau penelusuran riwayat kontak masing-masing orang yang dinyatakan positif Covid-19. Penelusuran riwayat kontak ini untuk mencegah penyebaran virus agar tak semakin meluas.

“Sudah dua hari ini kita sudah tracking ke keluarganya, ke pedagang-pedagang yang lain untuk kita cari tahu. Apakah hanya berhenti pada titik ini, atau masih berkembang, sesuai dengan penelusuran temen-temen petugas,” ungkapnya.

Selain itu, kata Hendi, petugas menemukan kasus Covid-19 di Rusunawa Kaligawe. “Sudah kita lakukan upaya-upaya untuk tracking. Serta ada lagi klaster di salah satu perbankan, satu keluarganya juga kena Covid-19,” katanya.

Dia menambahkan, kini terdapat 131 kasus positif Covid-19 di Kota Semarang. Jumlah ini meningkat signifikan dari semula hanya 47 kasus. Oleh karenanya, dia meminta masyarakat lebih disiplin mematuhi anjuran pemerintah.

“Tadinya 47 penderita Covid-19, sekarang sudah mencapai 131 penderita Covid-19. Dan ini trennya gini naik lagi sampai mendekati di titik awal sebelum kita PKM (pembatasan kegiatan masyarakat) jilid pertama,” kata dia.

Hendi berharap kepada masyarakat untuk bisa mendisiplinkan diri terutama menghadapi pandemi Covid-19. Virus ini di beberapa tubuh manusia seakan-akan tidak ada gejalanya.

“Tapi kalau kita berdisiplin maka harapannya tidak hanya untuk diri kita tapi juga lingkungan kita mudah-mudahan mereka tidak tertular Covid-19,” ujarnya.


Editor : Kastolani Marzuki