get app
inews
Aa Text
Read Next : Terungkap! Pasien Terpapar Virus Super Flu Meninggal di Bandung Punya Komorbid

Kasus Covid-19 Melonjak, Pemkab Rembang Akan Tutup Pasar dan Objek Wisata

Jumat, 18 Desember 2020 - 18:04:00 WIB
Kasus Covid-19 Melonjak, Pemkab Rembang Akan Tutup Pasar dan Objek Wisata
Akses jalan di depan Pasar Rembang disemprot disinfektan, belum lama ini. (iNews/Musyafa)

REMBANG, iNews.id Pemerintah Kabupaten (Pemkab)  Rembang akan menutup seluruh pasar setiap hari Jumat atau seminggu sekali, terhitung mulai tanggal 25 Desember 2020. Penutupan karena penyebaran Covid-19 semakin meningkat.  

Sedangkan khusus objek wisata, ditutup hari Kamis dan Jumat atau dua hari dalam seminggu. Bupati Rembang, Abdul Hafidz mengatakan, penutupan tersebut dimanfaatkan untuk penyemprotan disinfektan, sehingga diharapkan bisa menekan penyebaran Covid-19.

Termasuk momentum malam Tahun Baru 2021, Pemkab Rembang juga meniadakan perayaan. Ia mengajak masyarakat tidak menggelar pesta malam tahun baru, karena dapat memicu kerumunan orang yang rawan menularkan Covid-19.

“Selain itu juga dilakukan pembatasan operasional/pemberlakuan jam malam bagi usaha warung non modern (seperti warung tiban, warung kopi dan sejenisnya) buka maksimal sampai pukul 22.00 WIB, usaha warung modern (seperti minimarket, supermarket dan sejenisnya) buka maksimal sampai pukul 20.00 WIB dan usaha kafe atau karaoke operasional buka maksimal sampai pukul 22.00 WIB, “ kata Hafidz, Jumat (18/12/20220).

Ia mengatakan, lonjakan luar biasa penderita Covid-19, harus diimbangi dengan sikap masyarakat lebih disiplin mematuhi protokol kesehatan. Mengingat, upaya-upaya penanganan masih sangat minim.  Pihaknya sudah membuat surat edaran, untuk disosialisasikan kepada masyarakat sampai pelosok pedesaan.

"Jadi kalau tidak kita antisipasi, tidak ada langkah strategis akan sangat berbahaya bagi Kabupaten Rembang. Oleh karena itu, saya berharap kepada masyarakat untuk menyadari pentingnya protokol kesehatan, " ujarnya.

Bupati juga meminta seluruh pembelajaran tatap muka di sekolah yang sempat aktif di sejumlah SMP, dihentikan dulu guna melindungi keselamatan anak didik, guru maupun warga sekolah lainnya.
 

Editor: Ahmad Antoni

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut