get app
inews
Aa Text
Read Next : Update Korban Banjir dan Longsor di Sumbar: 90 Orang Tewas 85 Hilang

Kebakaran TPA Putri Cempo Solo, Petugas Gabungan Masih Berjibaku Padamkan Api

Selasa, 19 September 2023 - 11:33:00 WIB
Kebakaran TPA Putri Cempo Solo, Petugas Gabungan Masih Berjibaku Padamkan Api
Kepulan asap putih masih tampak di TPA Putri Cempo Solo. (R August)

SOLO, iNews.id - Petugas gabungan masih berjibaku memadamkan api di Gunung Sampah Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo Blok B, Solo, Selasa (19/09). Sejumlah titik api sejauh ini telah berhasil dipadamkan.

Peristiwa kebakaran TPA Putri Cempo blok B sendiri terjadi pada, Sabtu (16/9) siang sekitar pukul 12:45 WIB. Kebakaran diduga akibat cuaca panas dan suhu udara yang tinggi sehingga mengakibatkan gas metan yang telah menumpuk lama memercikkan api. 

Kepala Dinas Damkar, Sutarjo mengatakan, selama 3 hari melakukan proses pemadaman, tim gabungan yang terdiri dari petugas Damkar se-Soloraya, Sleman, Polres se-Soloraya, dan lainnya telah berhasil memadamkan titik api di sisi barat gunung sampah blok B itu. Mereka kini berusaha segera untuk memadamkan api yang masih ada di sisi selatan dan utara.  

"Untuk kondisi saat ini di sebelah selatan dan sebelah barat sudah padam tadi jam 10 WIB sudah tidak ada asap namun untuk sisi timur dari selatan sepertiganya ke utara 2/3 ke utara masih," katanya.

Dia menjelaskan, tim gabungan mengalami kesulitan untuk memadamkan api di sisi Timur. Para petugas hanya bisa melakukan penyemprotan dari bawah menggunakan selang sepanjang 200 meter untuk menghindari longsor. 

"Yang atas belum dipikirkan yang penting bawah padam dulu karena kalau kami nyemprot yang di atas sisi timur, itu kan curam sekali sehingga ditakutkan kalau ke atas nanti longsor," ujarnya.

Selain itu tim gabungan juga harus fokus agar kebakaran tidak melebar ke kebun-kebun milik warga sekitar. 

"Sebelah utara jangan sampai melebar ke kebun-kebun warga kami semprot kita basahi terus kalau memang sudah enggak merembet baru mengatasi yang di atas," kata Sutarjo.

Meski luasan kebakaran sejauh ini telah berkurang namun, asap yang ditimbulkan telah memasuki kawasan perkampungan salah satunya di Desa Plesungan Karanganyar. Minimal peristiwa tersebut membuat jarak pandang berkurang ketika melewati wilayah perkampungan itu.

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Solo, Gatot Sutanto menuturkan, untuk mengoptimalkan proses pemadaman diperlukan water bombing. Ia menyebut bahwa BNPB menyiapkan 2 unit helikopter.

"Jadi nanti kalau water bombing jalan kami standby karena medannya mudah longsor nah kaki mengamankan itu," ujarnya.

Editor: Ahmad Antoni

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut