get app
inews
Aa Text
Read Next : Viral Oknum Polantas di Bandung Diduga Peras Mahasiswa Rp550.000

Keren, Mahasiswa Upgris Produksi Cairan Pembersih Tangan dan Dibagikan Gratis

Jumat, 30 Juli 2021 - 08:58:00 WIB
Keren, Mahasiswa Upgris Produksi Cairan Pembersih Tangan dan Dibagikan Gratis
Proses produksi cairan pembersih tangan di Laboratorium Biologi Upgris. (foto: Istimewa)

SEMARANG, iNews.id  – Pandemi Covid-19 tak menyurutkan semangat mahasiswa Universitas PGRI Semarang (Upgris) untuk terus berinovasi. Mereka terus berupaya mengerahkan kemampuannya untuk bisa membantu pemerintah menangani Covid-19. 

Salah satunya adalah dengan memproduksi sendiri cairan pembersih tangan (hand sanitizer). Gerakan mulia itu sejalan dengan semangat Gubernur Jateng Ganjar Pranowo yang mengajak para mahasiswa untuk terlibat dalam penanganan pandemi Covid-19. 

Yang mana, ajakan yang disampaikan melalui video itu, mendapat respons di linimasa Twitter dengan trending tagar #MahasiswaJateng. Para mahasiswa kreatif itu seluruhnya jurusan Pendidikan Biologi Upgris. Di antaranya Sajati (23), Bekti Suryanto (22), Risqi Ramayanti (20), dan alumni Khoirrul Marom (21),  dan Siti Musapana (20. 

Para mahasiswa itu memanfaatkan keilmuannya, dengan membuat cairan pembersih tangan sendiri di Laboratarium Biologi Upgris. Perwakilan mahasiswa, Sajati mengatakan, pihaknya memproduksi hand sanitizer sendiri sejak awal pandemi berlangsung. Mahasiswa memproduksinya untuk ikut serta mencegah penyebaran Covid-19. 

Mereka memproduksinya baik untuk memenuhi kalangan sendiri, lembaga, perusahaan, dan juga untuk kepentingan aksi sosial. “Dulunya ada penyuluhan pencegahan virus Corona. Selain ada penyuluhan, kita juga memproduksi (hand sanitizer) untuk dibagi-bagikan. Awalnya untuk aksi sosial,” kata Sajati ditemui di sela-sela memproduksi cairan pembersih tangan di Laboratorium Biologi Upgris, Kamis (29/7/2021).

Mahasiswi asli Semarang ini menuturkan, setiap kali proses produksi berlangsung, mahasiswa dibantu oleh Kepala Laboratorium Biologi Upgris Dr Muhammad Syaipul Hayat, dan tenaga laboratorium. 

Dirinya bersama mahasiswa yang berdomisili di Semarang lain, tetap membikin cairan pembersih tangan, kendati saat ini perkuliahan masih belum aktif.

Cairan pembersih tangan buatan mahasiswa terbagi dua, yaitu spray dan gel. Untuk yang spray, bahannya adalah alcohol, H202, gliserol, essential oil, dan aquades. Sedangkan gel, yaitu aquades, H202, gliserin, pengental atau carbomer, tea, alcohol, dan essential oil. 

Kepala Laboratorium Biologi Upgris Dr Muhammad Syaipul Hayat mengatakan, pihaknya memang mendukung penuh mahasiswa untuk membuat cairan pembersih tangan. 

Hal itu merupakan kepedulian mahasiswa di tengah pandemi seperti sekarang. Selain juga untuk mengaplikasikan salah satu mata kuliahnya yang membuat cairan pembersih tangan dan kepedulian sosial.

Usai memproduksi cairan pembersih tangan, ternyata respons masyarakat amat positif.  Mereka pun mulai memproduksi, untuk berbagai kepentingan terutama pelayanan publik. 

“Alhamdulilah, dari awal produksi awalnya sekitar 70-100 liter per bulan. Belakangan dengan adanya kegiatan PPKM darurat itu membuat masyarakat semakin memproteksi diri dan permintaan makin tinggi. Produksinya sekarang 200-300 liter per bulan,” kata Syaipul.

Dia menilai, aksi membikin cairan pembersih tangan itu selain memupuk jiwa sosial, juga menumbuhkan semangat mahasiswa berwirausaha. Sejumlah aksi sosial yang telah mereka lakukan, di antaranya bekerja sama dengan beberapa lembaga yang melakukan aksi sosial. Termasuk nanti akan melakukan gerakan peduli sosial.

Presiden mahasiswa Upgris, Muhammad Rizqi Arfanda mengatakan, mahasiswa tergerak untuk melakukan aksi kepedulian sosial. Khususnya untuk mereka yang berada di dalam Kota Semarang. Termasuk rencana aksi sosial hari ini, Jumat (30/7).

Gayung bersambut, aksi mereka juga mendapat dukungan dari mahasiswa jurusan Biologi dan Laboratorium Biologi kampus setempat berupa cairan pembersih tangan. Nantinya, mahasiswa akan membagikan cairan pembersih tangan ke masyarakat di pasar  tradisional.

Editor: Ahmad Antoni

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut