Tausiah

Keutamaan Membaca Ayat Kursi Selesai Shalat

Kastolani · Jumat, 18 September 2020 - 05:32 WIB
Keutamaan Membaca Ayat Kursi Selesai Shalat
Muslim dianjurkan membaca Ayat Kursi tiap selesai menunaikan shalat. (Foto: ist)

JAKARTA, iNews.id - Pendakwah asal Arab Saudi Syekh Ali Jaber menganjurkan umat Islam untuk tidak lupa membaca satu ayat dalam Alquran selesai melaksanakan shalat. Ayat tersebut yakni Ayat Kursi yang ada dalam Surat Al Baqarah ayat 255.

Syekh Ali Jaber menjelaskan tentang keutamaan Ayat kursi sebagaimana yang disebutkan dalam hadis. Rasulullah SAW telah bersabda:

Man qara'a ayatal kursi dubura kulli sholati laisa bain wa bainal jannati illa ayyamuut.

Dari Abu Umamah yang menceritakan bahwa Rasulullah Saw pernah bersabda: "Barang siapa yang membaca ayat Kursi sehabis setiap salat fardu, maka tiada penghalang baginya untuk memasuki surga kecuali hanya mati".

Hal yang sama diriwayatkan oleh Imam Nasai di dalam kitab Al-Yaum wal Lailah dari Al-Hasan ibnu Bisyr dengan lafaz yang sama.

"Subhanallah. Ini cuma satu ayat dijamin masuk surga. Gimana kalau (baca) satu Surat Al Baqarah, gimana lagi kalau 30 juz Alquran. Ini cuma satu ayat Alquran. Apa pun kesibukanmu, ada janji, ada urusan, ingin pergi buru-buru, ingin segera pulang, usahakan setelah shalat baca Ayat Kursi," kata Syekh Ali Jaber dalam tausiahnya di Masjid Istiqlal dikutip iNews.id dari Instagram @suara_ustadz, Jumat (17/9/2020).

Menurut Syekh, zikir yang lain selesai shalat bisa ditinggalkan atau dibaca sambil mengerjakan kesibukan lain.

"Zikir yang lain nggak apa-apa sambil jalan. Terpenting jangan tertinggal baca Ayat Kursi sehabis shalat. Jaminannya masuk surga. Apalagi, kalau dibacakan ayat kursi sebelum tidur. Tidak akan didekati setan. Orang tua kalau mau menidurkan anaknya bacakan ayat kursi usapkan di kepalanya," ujarnya.

Berikut lafal Ayat Kursi:

اَللّٰهُ لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَۚ اَلْحَيُّ الْقَيُّوْمُ ەۚ لَا تَأْخُذُهٗ سِنَةٌ وَّلَا نَوْمٌۗ لَهٗ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْاَرْضِۗ مَنْ ذَا الَّذِيْ يَشْفَعُ عِنْدَهٗٓ اِلَّا بِاِذْنِهٖۗ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ اَيْدِيْهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْۚ وَلَا يُحِيْطُوْنَ بِشَيْءٍ مِّنْ عِلْمِهٖٓ اِلَّا بِمَا شَاۤءَۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضَۚ وَلَا يَـُٔوْدُهٗ حِفْظُهُمَاۚ وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيْمُ

Artinya: Allah, tidak ada Tuhan melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus-menerus mengurus (makhluk-Nya), tidak mengantuk, dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada seorang pun yang dapat memberi syafaat di sisi Allah melainkan dengan seizin-Nya. Allah mengetahui semua apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Mahatinggi lagi Mahabesar. (QS. Al Baqarah: 255)

Dalam tafsir Ibnu Katsir diterangkan bahwa ayat tersebut disebut "ayat Kursi", karena mempunyai kedudukan yang besar.

Di dalam sebuah hadis sahih, dari Rasulullah SAW disebutkan bahwa ayat Kursi merupakan ayat yang paling utama di dalam Kitabullah.

Dari Abu Hurairah, bahwa Rasulullah Saw pernah bersabda: "Barang siapa yang membaca Ha-Mim surat Al-Mumin sampai kepada firman-Nya, "Ilaihil masir," dan ayat Kursi di saat pagi hari, maka ia akan dipelihara oleh keduanya hingga petang hari. Dan barang siapa yang membaca keduanya hingga petang hari, maka ia akan dipelihara berkat keduanya hingga pagi hari".

Wallahu A'lam.


Editor : Kastolani Marzuki