get app
inews
Aa Text
Read Next : Polres Lampung Utara Ungkap Penipuan Biro Umrah, Pemilik Travel Jadi Tersangka

Khawatir Jemaah Umrah Kena Biaya Tambahan, Ganjar: Jangan Ada yang Dirugikan

Jumat, 28 Februari 2020 - 17:33:00 WIB
Khawatir Jemaah Umrah Kena Biaya Tambahan, Ganjar: Jangan Ada yang Dirugikan
Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo (Foto: Humas Pemprov Jateng)

SEMARANG, iNews.id - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta Kementerian Agama memastikan tidak ada biaya tambahan apapun terkait penundaan keberangkatan jemaah umrah. Hal ini berkaitan dengan kebijakan Pemerintah Arab Saudi menghentikan pelayanan visa untuk menghindari penyebaran virus korona.

"Saya minta Kemenag untuk komunikasi dengan para penyelenggara ibadah haji dan umrah, serta calon jemaah umrah. Sampaikan apa yang sebenarnya terjadi agar semuanya tenang," kata Ganjar, di Semarang, Jumat (28/2/2020).

Dia mengaku khawatir jika para calon jemaah umrah dirugikan dengan adanya biaya tambahan terkait penghentian sementara ibadah umrah. Kanwil Kemenag Jateng juga diminta aktif mensosialisasikan dan berkomunikasi dengan pemerintah pusat hingga ada kepastian.

"Jangan sampai nanti ada konsumen yang dirugikan, Kemenag harus hadir sebagai representasi Negara. Saya minta segera turun untuk koordinasi dengan penyelenggara ibadah haji dan umrah," ucapnya.

Berdasarkan rilis yang dikeluarkan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Riyadh, Arab Saudi, Kementerian Luar Negeri Arab Saudi menangguhkan sementara izin visa untuk tujuan umrah dan mengunjungi Masjid Nabawi.

Kebijakan ini berlaku mulai Kamis (27/2/2020). Penangguhan ini diberlakukan untuk menghentikan penyebaran, pengendalian dan pemusnahan Covid-19 serta melakukan perlindungan yang maksimal terhadap keamanan warga negara, penduduk dan siapapun yang berencana datang ke wilayah Kerajaan Arab Saudi.

Editor: Nani Suherni

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut