Kisah SK Trimurti, Pejuang Kelahiran Boyolali yang Mengabarkan Berita Proklamasi Kemerdekaan

Solichan Arif ยท Sabtu, 13 Agustus 2022 - 11:57:00 WIB
Kisah SK Trimurti, Pejuang Kelahiran Boyolali yang Mengabarkan Berita Proklamasi Kemerdekaan
SK Trimurti atau Surastri Karma Trimurti turut menyaksikan saat Soekarno-Hatta mengumandangkan Proklamasi Kemerdekaan. (Foto : Ist)

Ada kisah menarik saat pembacaan proklamasi oleh Soekarno-Hatta pada 17 Agustus 1945 di Jalan Pegangsaan Timur 56, Jakarta.

Pembacaan teks Proklamasi Kemerdekaan di rumah Bung Karno itu didahului dengan upacara kemerdekaan. Namun upacara berlangsung tanpa persiapan, termasuk siapa yang ditunjuk sebagai petugas pengerek bendera.

Sebelum upacara dimulai, di antara sesama pejuang tiba-tiba meminta SK Trimurti untuk menjadi salah satu pengerek bendera. Dia reflek menolak karena merasa tidak cukup berjasa menerima kehormatan itu.

Dia pun menunjuk Latief Hendraningrat yang seorang tentara PETA. Bagi SK Trimurti, pejuang Latief yang banyak bertempur di lapangan lebih layak menerima kehormatan sebagai pengerek bendera pusaka.

“Ndak mau, lebih baik saudara Latief (Latief Hendraningrat) saja. Dia kan dari PETA,” kata SK Trimurti seperti dikutip dari buku "SK Trimurti Pejuang Perempuan Indonesia".

Pada 20 Mei 2008, SK Trimurti yang pada akhirnya berpisah dengan Sayuti Melik wafat di usia 96 tahun. Untuk menghargai jasa-jasanya sebagai pahlawan kemerdekaan Indonesia, SK Trimurti dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta.

Editor : Ary Wahyu Wibowo

Follow Berita iNewsJateng di Google News

Bagikan Artikel: