Kondisi Stabil, Satu Korban Helikopter Jatuh di Kendal Dirujuk ke RSPAD

Kristadi ยท Kamis, 11 Juni 2020 - 12:00:00 WIB
Kondisi Stabil, Satu Korban Helikopter Jatuh di Kendal Dirujuk ke RSPAD
Praka Supriyanto, satu dari lima korban selamat helikopter jatuh di Kendal, dipindahkan ke RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Kamis (11/6/2020) pagi. (Foto: iNews/Kristadi)

SEMARANG, iNews.id - Praka Supriyanto, satu dari lima korban selamat helikopter jatuh di Kendal, dipindahkan ke RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Kamis (11/6/2020) pagi. Pemindahan perawatan dari RSUP dr Kariadi Semarang untuk penanganan luka bakar yang lebih lanjut di Jakarta.

Dari pantauan iNews, Praka Supriyanto dibalut perban hampir di sekujur tubuh. Dia pindahkan dari ruang ICU RSUP dr Kariadi ke RSPAD Gatot Soebroto.

Tim medis dari RSPAD Gatot Soebroto sudah tiba di semarang sejak Senin (8/6/2020). Mereka mempersiapkan segala kebutuhan yang diperlukan selama diperjalanan. Korban dibawa dengan mobil ambulans yang sudah dilengkapi dengan ICU mini. Praka Supriyanto selanjutnya dibawa ke Lanumad Ahmad Yani Semarang untuk diterbangkan menuju Jakarta.

Pemindahan Praka Supriyanto dari ruang ICU RSUP dr Kariadi sempat terkendala. Namun selang 30 menit, semuanya dapat teratasi.

Direktur pelayanan medik dan penunjang RSUP dr Kariadi Semarang, Agoes Oerip Poerwoko mengatakan, pemindahan dilakukan untuk penanganan luka bakar yang lebih lanjut karena di RSPAD Gatot Soebroto memiliki peralatan yang lebih bagus.

Pasien juga sudah dipantau selama 24 jam. Hasil evaluasi, kondisi korban optimal pada Kamis (11/6/2020) sehingga bisa dipindahkan. Pasien dalam kondisi sadar, meski mengalami luka bakar 30 persen.

"Satu pasien ini perlu perawata luka bakar yang lebih lanjut. Dari segi pelaralatan di RSPAD lebih bagus. Jadi harus dipindahkan," kata Agoes, Kamis (11/5/2020).

Sementara satu pasien lagi yaitu Lettu CPN Vira Yudha saat ini masih dalam masa kritis dan masih harus dirawat di RSUP dr Kariadi. Vira Yudha mengalami luka bakar paling parah yaitu 60 persen.

"Pasien satunya belum stabil. Butuh perawatan lima hari sampai satu minggu. Nanti kami evaluasi," katanya.
Diketahui, Helikopter Mi-17 milik Pusat Pendidikan Penerbangan Angkatan Darat (Puspenerbad) jatuh di area Kawasan Industri Kendal (KIK) Dusun Wonokerto, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, Sabtu (6/6/2020) pukul 13.40 WIB.

Sebanyak 4 prajurit TNI AD gugur dalam kecelakaan tersebut. Sedangkan lima prajurit lainnya selamat namun mengalami luka-luka. Personel yang keluar dari helikopter dievakuasi ke RSUD Soewondo Kendal.

Setelah dilakukan pemadaman ditemukan korban tiga orang meninggal dunia terbakar di dalam helikopter, sedangkan satu orang lainnya meninggal di rumah sakit.

Editor : Nani Suherni

Bagikan Artikel: