Longsor Kalongan Putus Jalur Ungaran-Mranggen, Puluhan KK Bakal Direlokasi
UNGARAN, iNews.id – Bencana longsor di Desa Kalongan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, kini semakin mengkhawatirkan. Fenomena alam yang bermula sejak tahun 2022 ini telah menciptakan jurang raksasa sepanjang ratusan meter yang memutus total jalur vital penghubung antara Ungaran (Kabupaten Semarang) dengan Mranggen (Kabupaten Demak).
Badan jalan yang dulunya merupakan akses utama ekonomi dan transportasi antar kabupaten, kini sudah tidak dapat dilalui sama sekali. Tanah di lokasi tersebut ambles dan berubah menjadi jurang menganga sedalam puluhan meter.
Berdasarkan kajian dari akademisi dan Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), lokasi tersebut dinyatakan tidak bisa diperbaiki. Hal ini disebabkan adanya aliran air di bawah tanah yang terus-menerus menggerus struktur tanah dan bebatuan di bawahnya.
Awalnya, longsor hanya berdampak pada warga di Dusun Bandungan. Namun, pergerakan tanah yang masif kini mulai meluas hingga ke Dusun Dampu. Prediksi terbaru menyebutkan pergerakan tanah masih akan terus terjadi dan berpotensi bergeser hingga sejauh 100 meter ke arah pemukiman warga.
Kondisi tanah yang terus bergerak memaksa Pemerintah Kabupaten Semarang mengambil langkah cepat untuk menyelamatkan puluhan kepala keluarga yang kini terancam kehilangan tempat tinggal.
Berdasarkan pendataan terbaru, terdapat puluhan keluarga yang terdampak langsung yakni, Dusun Bandungan dengan 22 Kepala Keluarga (KK) dan Dusun Dampu 24 Kepala Keluarga (KK).
Bupati Semarang, Ngesti Nugraha menegaskan, keselamatan warga adalah prioritas utama. Pemerintah daerah telah menyiapkan lahan seluas 2,6 hektare yang akan digunakan sebagai tempat relokasi dan pembangunan Hunian Sementara (Huntara).
Editor: Kastolani Marzuki