Lulusan Sekolah Vokasi UNS Harus Mampu Jawab Tantangan Dunia Industri dan Usaha

Ary Wahyu Wibowo · Kamis, 26 November 2020 - 14:02:00 WIB
Lulusan Sekolah Vokasi UNS Harus Mampu Jawab Tantangan Dunia Industri dan Usaha
Rektor UNS Solo Profesor Jamal Wiwoho dan Wakil Ketua BNSP Miftakul Aziz saat penyerahan Sertifikat Lisensi LSP UNS oleh BNSP di Auditorium GPH Haryo Mataram, UNS, Kamis (26/11/2020). (Sindonews/Ary Wahyu Wibowo)

SOLO, iNews.id - Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Prof Jamal Wiwoho menuntut lulusan perguruan tinggi, khususnya dari Sekolah Vokasi (SV) UNS, harus mampu menjawab tantangan dunia industri dan dunia usaha dalam menghadapi Revolusi Industri 4.0 dan bonus demografi. Sampai akhir tahun 2022, seluruh lulusan SV UNS wajib memiliki minimal 1 sertifikat kompetensi di samping ijazah.

“Jika sesuai indikator kinerja Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) RI tahun 2020, maka 7 persen dari lulusan harus mempunyai sertifikat kompetensi teknis sebagai pendamping ijazah. Ini tugas berat SV UNS agar mulai sekarang sudah mempersiapkan segala sesuatunya, khususnya memetakan dan merencanakan skema-skema sertifikasi baru, serta melakukan kegiatan pendidikan dan pelatihan bagi asesor sesuai dengan bidang ilmu dan kompetensi masing-masing,” ujar Jamal Wiwoho saat penyerahan Sertifikat Lisensi Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) UNS oleh BNSP di Auditorium GPH Haryo Mataram, UNS, Solo, Kamis (26/11/2020).

Selain penyiapan skema sertifikasi kompetensi, Prof Jamal juga menerangkan pentingnya desain kurikulum yang dinamis dan tanggap terhadap perubahan jaman. Hal tersebut menjadi kebutuhan saat ini sebab di masa mendatang lulusan perguruan tinggi harus mampu melahirkan banyak inovasi dan berkreasi.

Editor : Ahmad Antoni