Mahasiswa Undip Diduga Dikeroyok Teman Kampus, Korban Patah Hidung hingga Trauma
SEMARANG, iNews.id - Kasus dugaan pengeroyokan terhadap seorang mahasiswa mengguncang dunia pendidikan di Kota Semarang, Jawa Tengah. Korban berinisial A (20), mahasiswa Jurusan Antropologi Sosial Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Diponegoro (Undip), mengalami luka serius setelah diduga dikeroyok puluhan mahasiswa lainnya.
Peristiwa tersebut terjadi pada 15 November 2025 di rumah kos. Kasus ini kembali menjadi sorotan setelah video kondisi korban saat dirawat di rumah sakit beredar luas di media sosial.
Kuasa hukum korban dari LBH Penyambung Titipan Rakyat (Petir) Jawa Tengah, Zainal Abidin Petir menyampaikan bahwa keluarga korban telah melaporkan kejadian tersebut ke polisi sehari setelah peristiwa itu.
"Setelah keluarga korban minta pendampingan, per 2 Maret 2026, saat itu saya langsung datangi Polrestabes dan menemui AKBP Andika selaku Kasat Reskrim, agar perkara segera ditindaklanjuti, mengingat orang tua korban sudah lama buat laporan," ujar Zainal dikutip dari iNews Semarang, Jumat (6/3/2026).
Akibat pengeroyokan yang diduga dilakukan sekitar 30 orang tersebut, korban mengalami sejumlah luka serius. Mahasiswa yang merupakan anak penjual nasi goreng asal Kabupaten Semarang itu mengalami patah tulang hidung, gegar otak serta gangguan pada saraf mata kiri.
Menurut kuasa hukum, kejadian bermula ketika korban diminta datang ke rumah kos pukul 22.05 WIB untuk membahas kegiatan kampus. Setibanya di lokasi, korban mendapati banyak orang sudah menunggunya.
Di tempat tersebut, korban dituduh melakukan pelecehan terhadap seorang mahasiswi berinisial U yang merupakan adik tingkatnya. Korban sempat membantah tuduhan tersebut dan menjelaskan kronologi kejadian sebenarnya, bahkan menyebut ada saksi yang mengetahui peristiwa itu.
Editor: Kurnia Illahi