Mayat Pria Berkaos Loreng dan Tangan Terikat di Tol Batang Ternyata Sopir Asal Lampung

Suryono Sukarno, Ahmad Antoni · Sabtu, 12 September 2020 - 22:01 WIB
Mayat Pria Berkaos Loreng dan Tangan Terikat di Tol Batang Ternyata Sopir Asal Lampung
Identitas mayat laki-laki berbaju loreng dengan tangan terikat di Dukuh Kepulen, sebelah kali Desa Sawahjoho, Kecamatan Warungasem, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, akhirnya diketahui. (Foto: Istimewa)

SEMARANG, iNews.id - Mayat laki-laki berbaju loreng dengan tangan terikat di Dukuh Kepulen, sebelah kali Desa Sawahjoho, Kecamatan Warungasem, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, pada Jumat (11/9/2020) sore, dipastikan bukan anggota TNI. Korban diketahui bernama Syamsudin (56), warga Kabupaten Lampung Tengah, Provinsi Lampung, yang bekerja sebagai sopir truk.

Penemuan mayat berseragam TNI itu sebelumnya menggegerkan warga Desa Sawahjoho. Mayat yang ditemukan di bawah Jembatan Tol Batang-Semarang KM 343, itu diperkirakan telah meninggal tiga hari sebelumnya.

"Korban meninggal dunia yang ditemukan menggunakan seragam (baju) TNI tanpa identitas pribadi dan satuan bukan anggota TNI. Kasusnya sedang ditangani oleh Polres Batang,” kata Kapendam IV/Diponegoro Letkol Kav Susanto, Sabtu (12/9/2020).

Kapendam mengatakan, data korban diketahui dari Satreskrim Polres Batang. Hasil identifikasi, korban bernama Syamsudin bukan warga setempat. Spir truk tersebut warga Jalan Gajah Timur I RT 61 RW 31 Kecamatan Kota Gajah, Kabupaten Lampung Tengah.

Kapendam menyampaikan, pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan proses identifikasi. Mayat korban kemudian dibawa ke RSUD Kalisari untuk diautopsi dan kepentingan penyelidikan kasus itu lebih lanjut.

"Dugaan sementara mayat tersebut korban pembunuhan. Korban bukan dari wilayah sekitar Batang. Jadi sebelum ditemukan, korban sudah meningal di tempat yang berbeda," katanya.

Mayat itu pertama kali ditemukan seorang warga Sawahjoho bernama Rudiono yang saat itu mencari rumput di sekitar lokasi. Curiga karena mencium bau busuk tepat di bawah jembatan menuju sungai, dia kemudian berjalan mencari sumber bau tersebut. Ternyata, ada mayat dengan posisi tertelungkup dan tangan kaki terikat.

Saat itu juga Rudiono melapor kepada ketua RT kemudian diteruskan kepada Kepala Desa Sawahjoho,Babinsa dan Babinkamtibmas.


Editor : Maria Christina