Melaut saat Cuaca Buruk, Nelayan asal Semarang Tewas Tersambar Petir

Antara ยท Senin, 09 Desember 2019 - 14:49 WIB
Melaut saat Cuaca Buruk, Nelayan asal Semarang Tewas Tersambar Petir
Tim SAR saat mengevakuasi jenazah Abdul Rohim, nelayan yang tewas tersambar petir saat melaut (Foto/Dok Humas SAR)

SEMARANG iNews.id - Nelayan asal Tambakmulyo, Kota Semarang bernama Abdul Rohim (26) ditemukan tewas di laut. Abdul diduga tewas karena tersambar petir saat melaut di perairan Tambak Lorok.

Kepala Badan SAR Nasonal (Basarnas) Semarang Aris Sofingi mengatakan, korban berangkat melaut pada Minggu (08/12/2019) bersama tiga nelayan lainnya. Mereka melaut dengan menggunakan perahu yang berbeda.

Aris menambahkan, saat para nelayan melaut, cuaca buruk terjadi di sekitar perairan.

"Saat itu, kondisinya hujan disertai petir," kata Aris kepada wartawan.

Aris melanjutkan, dari kesaksian nelayan lainnya, perahu Abdul saat itu melaju paling depan saat berangkat. Tiba-tiba, ketika berbalik arah untuk pulang, perahu itu dalam keadaan kosong tanpa penumpang.

"Korban kemungkinan tersambar petir sehingga jatuh ke laut," tuturnya.

Lebih lanjut Aris mengatakan, begitu mendapatkan laporan kehilangan, pihaknya langsung meluncur ke lokasi dengan menggunakan Kapal Sadewa. Tim Basarnas melakukan penyisiran dan pencarian hingga Senin pagi (09/12/2019). Beruntung, jenazah Abdul ditemukan.

"Setelah melakukan penyisiran, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di sekitar tempat kejadian," tutupnya.


Editor : Nur Ichsan Yuniarto