Tanah Bergerak Meluas di Semarang, 2 Rumah Roboh
SEMARANG, iNews.id - Fenomena tanah bergerak kembali terjadi di Semarang, Jawa Tengah. Setelah sebelumnya satu desa di Kelurahan Jangli, Kecamatan Tembalang terdampak, bencana serupa kini meluas ke wilayah Kecamatan Gunungpati, tepatnya di Kelurahan Sukorejo, meliputi Desa Deliksari dan Kalialang Baru.
Di Desa Deliksari RT 03 RW 06, Kelurahan Sukorejo, rumah milik Arianto roboh pada Senin (23/2/2026) siang usai diguyur hujan deras. Saat kejadian Arianto dan keluarganya berada di dalam rumah dan sempat menyelamatkan diri setelah mendengar suara gemuruh sesaat setelah hujan reda.
Arianto menuturkan, fondasi rumah tiba-tiba bergeser sebelum seluruh bangunan ambruk dan nyaris rata dengan tanah. Seluruh isi rumah, termasuk perabotan, rusak dan tidak sempat diselamatkan. Arianto bersama istri dan dua anaknya selamat, namun mengalami trauma dan kini mengungsi ke rumah kerabat.
"Pertama-tama itu hujan lebat terus angin. Tanahnya ambles dan rumah roboh. Sementara mengungsi di rumah orang tua," kata Arianto di lokasi.
Hingga saat ini, belum ada bantuan dari Pemerintah Kota melalui dinas terkait untuk penanganan rumah roboh akibat fenomena tanah bergerak tersebut.
Selain rumah Arianto, rumah milik Ponirah di desa yang sama juga lebih dulu roboh pada Sabtu malam saat hujan deras mengguyur. Sisa bangunan yang hanya menyisakan toilet dan lantai kini bergeser sekitar 10 meter dari lokasi semula.
Editor: Kurnia Illahi