Memasuki Musim Kemarau, 10 Desa di Purworejo Alami Krisis Air Bersih

Antara ยท Kamis, 27 Juni 2019 - 10:46 WIB
Memasuki Musim Kemarau, 10 Desa di Purworejo Alami Krisis Air Bersih
Warga mendapatkan bantuan air bersih dari pemerintah daerah. (Foto: Dok iNews).

PURWOKERTO, iNews.id - Sebanyak 10 desa di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah (Jateng) mengalami krisis air bersih. Kondisi ini disebabkan penurunan curah hujan memasuki musim kemarau.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banyumas, Ariono Poerwanto mengatakan, upaya yang dilakukan pemerintah daerah (pemda) dengan mendistribusikan air bersih ke sejumlah wilayah tersebut.

"Kami menyiagakan 1.000 tanki air bersih guna mengantisipasi krisis air bersih sebagai dampak musim kemarau," ujar dia di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah (Jateng), Kamis (27/6/2019).

Sebanyak 10 desa tersebut antara lain, Desa Banjarparakan, Kecamatan Rawalo, Desa Nusadadi, (Sumpiuh), Desa Karanganyar, (Patikraja), dan Desa Kediri (Karanglewas).

Lalu, Desa Srowot (Kalibagor), Desa Pekuncen (Jatilawang), Desa Tamansari, (Karanglewas) dan Desa Karangtalun Kidul (Purwojati).

"Yang terbaru yang baru masuk datanya adalah Desa Tipar, Kecamatan Rawalo dan Desa Jatisaba, Kecamatan Cilongok," katanya.

Dia mengatakan pada Kamis pagi ini akan dilakukan pengiriman air bersih ke Desa Nusadadi. Sebelumnya sudah pernah dikirim ke Nusadadi, namun pihaknya akan mengirim lagi dua tangki ke sana karena informasinya masih sangat dibutuhkan.

Pihaknya juga sudah mendistribusikan air ke desa lainnya yang mengalami krisis air bersih. Kecuali di Desa Tipar dan Desa Jatisaba karena data soal adanya krisis air di sana baru dilaporkan.

"Namun akan segera kami distribusikan air bersih ke lokasi tersebut," katanya.

Pihaknya terus melakukan pemantauan terhadap lokasi-lokasi yang berpotensi mengalami kekeringan akibat musim kemarau tahun ini.

Berdasarkan data yang dihimpun BPBD Banyumas diketahui bahwa pada 2018 ada sejumlah kecamatan di kabupaten itu yang mengalami kekeringan. Yakni Kecamatan Sumpiuh, Banyumas, Somagede, Kalibagor, Cilongok, Purwojati, Kebasen, dan Karanglewas.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal