MUI Jateng Masih Pikir-Pikir Soal Peniadaan Tadarus di Masjid saat Ramadan

Nani Suherni ยท Rabu, 08 April 2020 - 13:00:00 WIB
MUI Jateng Masih Pikir-Pikir Soal Peniadaan Tadarus di Masjid saat Ramadan
Ilustrasi tadarus (Foto: Antara)

SEMARANG, iNews.id - Ketua MUI Jawa Tengah KH Ahmad Darodji masih mempelajari surat edaran dari Kementerian Agama Nomor 6 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Panduan Ibadah Ramadan dan Idul Fitri 1441 H di tengah Pandemi Wabah Covid-19. Salah satu poin yang masih mereka kaji yakni penghapusan tadarus Al Quran di masjid.

Dalam rapat dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Jateng), masing-masing perwakilan dari ulama dan ormas sudah menyampaikan pendapatannya, tetapi belum ada satu keputusan bulat. Dalam 10 hari ke depan mereka akan bertemu lagi untuk menyamakan dan menemukan keputusan bersama.

"Selama 10 hari ke depan masing-masing akan mendalami dulu, kami yakin akan ada satu keputusan yang bisa dilakukan bersama. Memang ini tidak sama persis dengan apa yang diputuskan di pusat, kita lihat kondisi ke depan terkait salat tarawih dan salat Idul Fitri" ujar Ahmad Darodji usai rapat koordinasi pembahasan ibadah bulan Ramadan dan Idul Fitri 1441 H di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Selasa (7/4/2020).

Sebelumnya, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dengan para ulama sudah sepakat mendorong pembayaran zakat fitrah dan mal di awal bulan Ramadan 1441 Hijriah. Hal ini sebagai upaya penanganan wabah Covid-19 dan jaring pengaman sosial bagi warga terdampak.

"Tadi kami bersepakat, berkaitan dengan zakat akan dibayarkan begitu masuk di bulan Ramadan, begitu masuk Ramadan langsung," ucap Ganjar.

Sementara untuk pembacaan ayat suci Al Quran di masjid-masjid tetap dilaksanakan. Tadarus secara berkelanjutan setiap menjelang salat lima waktu dan dibacakan langsung bukan dengan memutar rekaman.

"Kita juga tambahkan agar di masjid-masjid tetap ada pembacaan Al Quran atau tadarus terus-menerus agar semangat dan ruhnya terus menggelora," kata Ganjar.

Editor : Nani Suherni