Napi Ancam Bakar Lapas Kendal karena Diduga Ada Pungli dan Perlakuan Istimewa

Eddie Prayitno ยท Kamis, 14 November 2019 - 16:32:00 WIB
Napi Ancam Bakar Lapas Kendal karena Diduga Ada Pungli dan Perlakuan Istimewa
Pegawai Lapas Kelas IIA Kendal mengecek ruang tahanan para narapidana menyusul adanya isu pembakaran lapas. (Foto: iNews/Eddie Prayitno)

KENDAL, iNews.id - Jajaran Polres Kendal mendadak merazia Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kendal, Kamis (14/11/2019) siang. Petugas menggeledah seluruh ruang tahanan menyusul laporan akan ada aksi pembakaran lapas oleh para narapidana (napi).

Kedatangan polisi bersenjata lengkap secara mendadak ini cukup mengagetkan pegawai lapas. Satu per satu ruang tahanan napi diperiksa petugas, termasuk salah satu ruangan mantan hakim Pengadilan Negeri Semarang, Lasito yang terlibat kasus suap Bupati Jepara. 

Setelah dilakukan penggeledahan di ruang tahanan, petugas tidak mendapati fasilitas mewah yang digunakan para napi.

Lasito, napi Lapas Kendal mengatakan, tidak pernah mendapatkan dan menggunakan fasilitas istimewa dari pihak lapas.

Kasatreskrim Polres Kendal, AKP Nanung Nugraha mengatakan, razia dan penggeledahan di lapas ini setelah mendapat laporan dari penghuni lapas bahwa ada pungli dan perlakuan istimewa terhadap salah satu napi.

Selain soal dugaan pungli dan perlakuan istimewa, kata dia, polisi juga mendapat informasi akan ada aksi pembakaran yang dilakukan para napi jika laporan tersebut tidak ditindaklanjuti.

“Ada laporan bahwa ada kesenjangan antarnapi dan ada isu akan membakar lapas. Karena itu, kami langsung melakukan sidak untuk mencegah terjadinya sesuatu yang tidak diinginkan,” kata Nanung.

Menurut Nanung, setelah dicek dan digeledah, polisi tidak menemukan adanya fasilitas mewah yang digunakan salah satu napi dan adanya pungli.

Polisi juga memberikan warning terhadap pihak lapas agar tetap waspada dalam menjaga situasi lapas untuk tetap kondusif dan aman.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Lapas Kelas IIA Kendal, Budi Yuliarno mengatakan, selama ini telah melakukan penegakan hukum di dalam lapas. Sehingga kondisi di lapas menjadi aman dan kondusif.

Editor : Kastolani Marzuki

Bagikan Artikel: