Nekat Beroperasi Siang Hari, Rumah Prostitusi di Pati Digerebek Polisi

Agus Atha Suharto ยท Rabu, 19 Februari 2020 - 19:30 WIB
Nekat Beroperasi Siang Hari, Rumah Prostitusi di Pati Digerebek Polisi
Sebuah rumah di desa Sambiroto, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, Jawa Tengah (Jateng) digerebek polisi (Foto: iNews/Atha Suharto)

PATI, iNews.id - Sebuah rumah di desa Sambiroto, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, Jawa Tengah (Jateng) digerebek polisi. Rumah tersebut diduga menjajakan layanan prostitusi.

Satgassus Kebo Landoh Polres Pati menggerebek rumah yang letaknya persis di pinggir Sungai Tayu. Diduga rumah prostitusi itu beroperasi pada pagi hingga malam hari.

Dari hasil penggerebekan, polisi mengamankan lima orang wanita pekerja seks komersial (PSK), seorang pria dan ratusan alat kontrasepsi.

Pengungkapan rumah prostitusi itu berawal dari laporan sejumlah masyarakat yang resah dengan akitivitas penghuni. Petugas langsung menindak laporan tersebut dan dilakukan penggerebekan.

Setelah dilakukan pemeriksaan, petugas mendapati ratusan bungkus alat kontrasepsi yang tersebar di sembilan kamar yang disediakan muncikari.

Nekatnya, rumah prostitusi ini buka mulai pagi hari hingga dini hari. Untuk mengelabui warga maupun petugas, pintu masuk rumah itu berada di bagian belakang tepat di pinggir sungai. Sementara pintu depan nampak tertutup rapat.

"Kami lakukan penyelidikan betul selama dua hari, ternyata betul ditemukan sembilan kamar ada lima PSK yang kami amankan, dua tadi kabur," kata Kasatgasus Kebo Landoh Polres Pati AKP Sugino, Rabu (19/2/2020).

Petugas masih mencari muncikari berinisial S. Dari penuturan PSK yang diamankan, untuk sekali kencan pengguna jasa seks harus membayar Rp150.000. Rp100.000 untuk PSK sementara sisanya Rp50.000 jatah muncikari. Saat ini para pelaku bersama barang bukti dibawa ke Mapolres Pati untuk diberikan pembinaan.

"Sementara para PSK kami jadikan saksi dulu. Mereka sudah mengaku kalau dipekerjakan di sini dengan tarif Rp150.000," ucapnya.


Editor : Nani Suherni