Nikah Siri, 2 ASN Pemkab Kudus Kena Sanksi Turun Pangkat

Antara · Rabu, 12 Februari 2020 - 07:40:00 WIB
Nikah Siri, 2 ASN Pemkab Kudus Kena Sanksi Turun Pangkat
Aparatur Sipil Negara (ASN) (dok iNews.id)

KUDUS, iNews.id – Dua orang aparatur sipil negara (ASN) di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus, Jawa Tengah dikenakan sanksi indisipliner. Keduanya dikenakan sanksi penurunan pangkat karena terlibat pernikahan siri.

Pelaksana tugas Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Pemkab Kudus Catur Widyatno mengatakan, kedua ASN itu bagian dari 4 ASN di Pemkab Kudus yang dijatuhi sanksi oleh Kementerian Dalam Negeri.

“Yakni berinisial A diturunkan pangkat eselonnya dari IVC ke IVB, sedangkan berinisial SR diturunkan dari IIID ke IIIC karena keduanya terlibat pernikahan siri,” kata Catur, Selasa (11/2/2020).

Catur menambahkan, sanksi indisipliner berupa penurunan pangkat terhadap A dan SR itu berlaku selama 3 tahun.

Artinya, keduanya tidak berhak mendapatkan kenaikan pangkat selama menjalani masa sanksi. Termasuk pengurangan terhadap gaji dan tunjangan.

“Kasus keduanya memang terjadi sudah lama, namun keputusan resmi baru turun 1 Februari 2020,” katanya.

Catur menolak menyebutkan instansi atau unit kerja tempat 2 ASN itu bertugas.

Selain 2 ASN yang diturunkan pangkatnya, 2 ASN lain di Pemkab Kudus juga mendapat sanksi indisipliner berupa pemecatan. ASN yang dipecat secara tidak hormat itu adalah WN dan AS.

Menurut Catur, AS dijatuhi sanksi karena terbukti secara sah oleh pengadilan melakukan suap jabatan. Kasus yang menjerat AS telah berkekuatan hukum tetap. Sedangkan WN dijatuhi sanksi karena terbukti mangkir kerja selama lebih dari seratus hari.

“Berdasarkan Peraturan Pemerintah nomor 53/2010 tentang Disiplin ASN disebutkan bahwa jika dalam 46 hari tidak masuk kerja, maka yang bersangkutan diberhentikan dengan hormat,” katanya.

Editor : Reza Yunanto