Pasien PDP Covid-19 Tewas Terjun dari Lantai 3 RSUD Demak, Diduga Depresi

Sukmawijaya ยท Kamis, 09 Juli 2020 - 06:01:00 WIB
Pasien PDP Covid-19 Tewas Terjun dari Lantai 3 RSUD Demak, Diduga Depresi
Lokasi pasien melompat dari bangsal pasien Covid-19, RSUD Sunan Kalijogo, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Rabu (8/7/2020). (Foto: iNews/Sukmawijaya)

DEMAK, iNews.id – Seorang pasien dari bangsal Covid-19 di RSUD Sunan Kalijogo Demak, Jawa Tengah (Jateng), tewas karena nekat terjun dari lantai 3, Rabu (8/7/2020). Korban berinisial M (37), warga Desa Kedungori, Kecamatan Dempet, Demak itu diduga nekat mengakhiri hidup karena depresi,

Sebelum mengembuskan napas, korban yang diketahui pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19 sempat dirawat selama satu jam. Namun, korban berjenis kelamin laki-laki ini akhirnya meninggal dunia.

Korban melompat dari balkon kedua, sebelah kanan bangunan bangsal Covid-19 tersebut, Rabu dini hari. Petugas medis sempat mencegah aksi nekat korban setelah mendengar suara gaduh karena korban menjebol teralis jendela. Namun, upaya petugas terlambat karena M langsung terjun dari lantai tiga.

“Kejadiannya sangat cepat sekali. Kami dengar suara brak, kemudian kami tahu pasien sudah mau keluar ke balkon. Kami berusaha untuk mengejar pasien, tapi beliau sudah melompat. Jadi tidak ada 1 menit, beliau sudah jatuh,” kata Kasi Pemasaran RSUD Sunan Kalijaga Demak, Dokter Abdurrohman, Rabu (8/7/2020).

Akibat terjun dari ketinggian lebih dari 9 meter, korban mengalami luka parah di bagian leher dan kaki. Setelah dirawat sebentar, korban mengembuskan napas sekitar pukul 01.00 WIB.

Dari keterangan pihak rumah sakit, pasien M sudah menjalani perawatan sejak tujuh hari lalu. M mengalami sesak napas seperti gejala terpapar Covid-19. Korban sempat menjalani tes swab pada hari Senin lalu, namun belum diketahui hasilnya.

Pihak rumah sakit menduga depresi hingga rindu ingin pulang melatarbelakangi korban terjun dari lantai tiga. Korban sering mengeluh jenuh dan ingin pulang.

“Beliau memang jenuh dan pengen pulang. Padahal kondisinya belum memungkinkan untuk pulang karena kondisinya masih sesak napas, masih pakai oksigen,” ujarnya.

Lantaran pihak keluarga telah menerima kematian M, jenazah korban langsung dimakamkan pada Rabu dini hari dengan prosedur Covid-19. Kasus ini juga telah ditangani oleh pihak Kepolisian Resor Demak.

“Memang ada laporan kami terima PDP dari Sunan Kalijaga dan saat ini kami masih mendalami apa penyebab yang bersangkutan lompat dari rumah sakit tersebut,” kata Kasat Reskrim Polres Demak AKP Moh Fahrurruzy.

Kematian korban yang tragis menjadi perhatian warga. Apalagi kasus terpapar Covid-19 di Demak cukup tinggi hingga menembus angka 551 kasus.

Data dari Gugus Tugas Covid-19 Demak, daerah ini sudah masuk zona merah. Jumlah kematian akibat terpapar Covid-19 total telah mencapai 95 orang sedangkan yang sembuh 133 orang. Sementara yang masih dirawat serta isolasi mandiri tercatat ada 323 orang.

Editor : Maria Christina