Pembatik di Semarang Manfaatkan Pewarna Alami, Hadirkan Batik Bernilai Jual Tinggi

Taufik Budi ยท Selasa, 07 September 2021 - 13:39:00 WIB
Pembatik di Semarang Manfaatkan Pewarna Alami, Hadirkan Batik Bernilai Jual Tinggi
Pembatik di Semarang menggunakan bahan pewarna alami untuk kain. Foto: iNews/Taufik Budi.

“Tunggu hingga dingin dan air rebusan daun ketapang siap digunakan sebagai bahan pewarnaan,” kata Dewi Handayani, salah satu pembatik warna alami, Selasa (7/9/2021). 

Proses selanjutnya, celupkan kain polos maupun yang telah dibatik. Proses pembatikan bisa menggunakan cap maupun tulis atau canting. Untuk mendapatkan warna sempurna, celup kain secara merata minimal empat kali. 

Bisa pula mencampurkan beberapa bahan pewarna alami lainnya, seperti air rebusan kulit kayu tingi, kunyit, kulit manggis, atau secang. Campuran ini bertujuan menghasilkan kombinasi warna yang beragam. 

Batik pewarna alami tak kalah cantik dengan yang menggunakan bahan sintetis atau kimia. Bahkan batik pewarna alami bisa memiliki nilai jual lebih tinggi. Sebab para konsumen kini mulai peduli dalam pelestarian lingkungan. 

Editor : Ary Wahyu Wibowo

Bagikan Artikel: