Pemuda Ditemukan Tewas di Rawa Pening Semarang, Kaki Terikat Aki Mobil dan Tabung Gas
SEMARANG, iNews.id - Warga Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, digegerkan dengan penemuan mayat seorang pemuda di kawasan wisata air Rawa Pening. Korban ditemukan tewas tenggelam dengan kondisi kaki terikat aki mobil dan tabung gas LPG 3 kilogram atau gas melon, Kamis (7/5/2026).
Korban diketahui merupakan penyewa branjang atau jaring ikan di kawasan tersebut. Sebelumnya, dia dilaporkan hilang sejak tiga hari lalu sebelum akhirnya ditemukan dalam kondisi mengenaskan.
Tim SAR gabungan langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pencarian di kawasan wisata Rawa Pening. Dengan menggunakan perahu karet, petugas menyisir aliran sungai dan area perairan tempat korban diduga terakhir berada.
Setelah melakukan pencarian selama beberapa jam, korban yang diketahui berinisial R akhirnya berhasil ditemukan. Namun saat ditemukan, korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa.
Kondisi jasad korban membuat warga dan petugas geger. Sebab, kaki korban terikat aki mobil serta tabung gas LPG 3 kilogram yang diduga menjadi pemberat di dalam air.
Sebelum hilang, korban sempat berpesan kepada keluarganya agar menjaga sang ibu. Pesan tersebut kini memunculkan berbagai dugaan terkait penyebab kematiannya.
Hingga kini, polisi masih menyelidiki apakah korban meninggal akibat bunuh diri atau justru menjadi korban tindak kriminal.
Pemilik branjang, Victor Aji Pamungkas, mengatakan korban menyewa alat tersebut sejak Selasa (5/5/2026) siang dengan kesepakatan akan kembali pada Rabu (6/5/2026).
"Orang itu menyewa Branjang dari Selasa siang dengan perjanjian pulang Rabu pagi. Karena saya tunggu tak ada kabar saya coba hubungi nomornya tidak aktif," ujarnya.
Victor mengaku sempat menduganya menjadi korban pencurian karena tidak kunjung kembali dan tidak dapat dihubungi.
"Indikasi saya kemungkinan pencurian. Info saya dengar anak itu sudah tidak pulang sejak Senin," katanya.
Guna mengungkap misteri kematian korban, jasad pemuda tersebut kemudian dievakuasi ke kamar jenazah rumah sakit untuk menjalani visum. Polisi masih terus mengumpulkan keterangan saksi dan mendalami berbagai kemungkinan terkait penyebab kematian korban di kawasan wisata Rawa Pening tersebut.
Editor: Donald Karouw