Pengajuan Dispensasi Pernikahan Dini di Jepara Tinggi, 52 Persen karena Hamil Duluan

Alip Sutarto ยท Senin, 27 Juli 2020 - 18:30 WIB
Pengajuan Dispensasi Pernikahan Dini di Jepara Tinggi, 52 Persen karena Hamil Duluan
Ilustrasi

JEPARA, iNews.id - Pengadilan Agama Kabupaten Jepara, Jawa Tengah (Jateng) menyebutka angka pernikahan dini di kota ukir itu terbilang tinggi. Angka dispensasi nikah bagi calon pengantin usia di bawah 19 tahun sejak Januari hingga Juli 2020 mencapai 236 perkara.

Kenaikan dispensasi yang diajukan calon pengantin terjadi sejak adanya perubahan aturan batas usia dari minimal 16 tahun menjadi minimal 19 tahun. Adapun rincian perkara berdasarkan usia, untuk 14 tahun ada dua perkara, usia 15 tahun ada 18 perkara, usia 16 tahun ada 35 perkara, usia 17 tahun ada 73 tahun dan usia 18 tahun sebanyak 108 perkara.

Pengajuan disepensasi nikah tersebut sebanyak 52,12 persen dikarenakan karena hamil duluan. Sebagian di antaranya masih berstatus pelajar. Sedangkan 47,88 persen sisanya karena keinginan dari orang tua.

"Yang hamil duluan itu ada 52,12 persen. Artinya tidak semua 100 persen dari 236 perkara itu," kata Ketua Pengadilan Agama Jepara, Faiq MH.

Tingginya angka dispensasi nikah usia dini di Jepara mengundang keprihatinan banyak pihak. Salah satunya Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Jepara.

"Ya kami perlu instrospeksi, bahwa keberadaan siswa yang hamil dan menikah dengan mengajukan dispensasi itu ada. Jadi kami harus ikut melakukan pembinaan terhadap siswa kami," ujar ketua MKKS SMA Jepara, Udik Agus. 

Munculnya peserta pengajuan dispensasi nikah dari kalangan pelajar akibat hamil menjadi sorotan masyarakat Jepara. Dia pun meminta pemerintah daerah untuk memberikan sosialisasi kepada masyarakat guna menekan angka dispensasi pernikahan usia dini.


Editor : Nani Suherni