get app
inews
Aa Text
Read Next : Wow! Desa Wunut di Klaten Bagikan THR untuk Seluruh Warga, dari Bayi hingga Lansia

Perempuan Asal Klaten Tewas Terkubur di Sleman, Keluarga: Tahun Ini Rencananya Menikah

Rabu, 28 Juli 2021 - 14:29:00 WIB
Perempuan Asal Klaten Tewas Terkubur di Sleman, Keluarga: Tahun Ini Rencananya Menikah
Orang tua Ditaryana Listya Pramesti saat ditemui di rumahnya di Kampung Sragon, Kelurahan Mlese, Kecamatan Ceper, Kabupaten Klaten. Foto: iNews/Saeful Efendi.

KLATEN, iNews.id – Suasana duka masih menyelimuti keluarga Ditaryana Listya Pramesti (21) perempuan asal Kabupaten Klaten yang ditemukan tewas terkubur di daerah Sleman, Jogjakarta. Keluarga berharap pelaku pembunuhan segera ditangkap dan terungkap motifnya. 

Ditaryana Listya Pramesti merupakan anak kedua pasangan Slamet dan Sulistyowati, warga Sragon, Kelurahan Mlese, Kecamatan Ceper, Kabupaten Klaten. Korban sebelumnya ditemukan tewas di perkebunan Padukuhan, Ngemplak Asem, Umbulmartani,  Ngemplak, Sleman, Jogjakarta. 

Kedua orang tua korban tak kuasa menahan duka ketika mengingat sebelum peristiwa nahas tersebut. Menurut sang ibu, Ditaryana Listya atau biasa dipanggil Mbak List, tidak sempat pamitan kepada keluarga saat pergi meninggalkan rumah. Namun sebelum pergi, ia sempat bermain dengan adiknya. 

Selama ini korban dikenal sedikit tertutup, namun aktivitasnya biasa saja di rumah. Tidak ada tanda-tanda mencurigakan, apalagi punya masalah. Pagi sebelum peristiwa, korban sempat meminta ibunya yang tengah sakit untuk minum obat.

“Sebelumnya juga membuatkan sayur sop untuk saya,”  kata Sulityowati, ibu korban, Rabu (28/7/2021). 

Ketika dirinya tidur, List pergi dengan naik sepeda motor Honda Vario. Dirinya baru tahu anaknya pergi usai bangun dan menanyakan kepada adik korban. Sejak saat itu, handphone Ditaryana Listya tidak bisa dihubungi. 

Hampir satu pekan kemudian baru ada informasi terkait penemuan mayat wanita di daerah Ngemplak, Sleman, Jogjakarta yang diduga korban pembunuhan.  Sebelum peristiwa nahas, Sulityowati merasa wajah dan tubuh anaknya tampak lusuh. 

Sedangkan dalam keseharian, anaknya tidak tampak seperti itu. Dirinya tidak menyangka anaknya bakal mengalami peristiwa tragis. Padahal korban tahun ini rencananya akan melangsungkan pernikahan. 

“Sudah tunangan, tahun ini rencananya mau dinikahkan,” ucap Slamet, bapak korban. 

Dalam keseharian, tunangannya juga biasa datang ke rumah. Keluarga korban berharap peristiwa yang menimpa anaknya segera terungkap, dan pelaku dihukum berat sesuai perbuatannya. 

Editor: Ary Wahyu Wibowo

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut