Perjuangan Kakek Tua di Tengah Hutan Wonogiri Rawat Anaknya yang Gila
WONOGIRI, iNews.id - Di tengah hutan belantara, kakek Wakimin (70) berusaha bertahan hidup sekedar menghabiskan sisa usia, dengan merawat anaknya yang mengalami gangguan jiwa di gubuknya yang reyot.
Dia tercatat sebagai warga Negara Indonesia di pelosok Dusun Mujing, Desa Genengharjo, Kecamatan Tirtomoyo, Wonogiri, Jawa Tengah.
Gubuk kakek renta ini, sepertinya kurang layak lagi disebut rumah. Lantaran dinding dan gentengnya sudah tak berfungsi melindungi dari dinginnya hujan dan panasnya matahari.
Di dalam gubuknya tak ada barang yang dipajang selain lantai tanah bercampur sampah. Jika malam tiba, gubuk kakek wakimin gelap gulita, tak ubahnya seperti rumah hantu lantaran tanpa lampu. Untuk kebutuhan makan sehari-hari, kakek Wakimin hanya berharap uluran tangan dari para tetangga.
Ironisnya, dalam segala keterbatasan, kakek Wakimin harus merawat Sukino, anak satu-satunya yang mengalami gangguan jiwa sejak sepuluh tahun silam. Sukino sendiri sempat dibawa berobat melalui program fasilitas pemerintah setempat. Tetapi program tersebut hanya berjalan sampai habisnya obat, sehingga Sukino sering kumat. Menjadi liar jika lapar dan suka mengamuk menghancurkan rumah sendiri.
“Sudah dibawa ke rumah sakit dua kali sama pak lurah, obatnya habis tidak ada uang untuk menebus lagi,” ujar Wakimin, orangtua Sukino.
Berbagai fasilitas pemerintah, kabarnya juga telah diberikan, namun tak mampu mengentaskan kemiskinan Wakimin, dan mengobati kelainan jiwa Sukino.
Tak ada yang dimiliki kakek Wakimin, selain mimpi untuk tetap menjadi manusia yang masih memiliki kasih sayang terhadap buah hatinya, meski menderita gangguan jiwa. Istri tercintanya telah diambil Tuhan dua tahun, lantaran sakit akibat tak kuat menahan penderitaan. Pihak pemerintah dusun, berharap ada uluran tangan pemerintah setempat untuk membantu warganya.
Menurut Kadus Mujing, Lasino kondisi keluarga kakek wakimin sendiri tak banyak diketahui orang lantaran gubuknya terisolir, jauh dari pemukiman warga. Bantuan dari para tetangga terkadang lupa diberikan, sehingga banyak warga yang tidak tahu, apa yang dimakan kakek malang dan puteranya itu di dalam hutan.
“Diusahakan supaya warga kita bisa hidup sesuai dengan teman-teman lainnya, untuk penyakitnya sukino semoga bisa dibantu sampai sembuh sehat, yang jelas itu ingin kesehatan dulu, kedua kalinya perbaikan rumah yang tidak layak ini, selain itu bisa diperjuangkan makan sehari-hari dari dinas terkait,” kata Lasino.
Editor: Kurnia Illahi