Perusakan Masjid, Bupati Banyumas Minta Warga Tetap Kondusif

Antara ยท Jumat, 22 Maret 2019 - 20:43 WIB
Perusakan Masjid, Bupati Banyumas Minta Warga Tetap Kondusif
Ilustrasi pengidap gangguan jiwa. (Foto: Dok iNews).

BANYUMAS, iNews.id - Bupati Banyumas Achmad Husein meminta warga di Desa Buniayu, Kecamatan Tambak, tetap beraktivitas secara normal dan menjaga suasana kondusif. Kasus perusakan pondok pesantren (ponpes) dan masjid sudah ditangani kepolisian.

"Warga kembali beraktivitas seperti biasa. Selanjutkan serahkan prosesnya ke Polres Banyumas," kata Achmad di sela prarekonstruksi kasus perusakan di Desa Buniayu, Kecamatan Tambak, Kabupaten Banyumas, Jateng, Jumat (22/3/2019).

Dari hasil pemeriksaan sementara kepolisian, kata dia, pelaku memang diduga mengalami gangguan jiwa. Namun ketidakwarasannya secara medis harus dicek oleh dokter ahli.

Meski begitu, dia meminta warga tak mudah terprovokasi. Karena, aksi perusakan ini dilakukan oleh orang tidak waras, bukan karena ada motif-motif tertentu.

BACA JUGA: Rusak Ponpes dan Masjid, Polisi: Pelaku Diduga Alami Gangguan Jiwa

"Saya minta kepada masyarakat Banyumas khususnya Desa Buniayu, Kecamatan Tambak, untuk tetap kondusif karena perbuatan (perusakan) ini dilakukan oleh orang tidak waras," ujar dia.

Sebelumnya, polisi telah mengamankan pelaku bernama Rojikun alias Anal Musyafa (31), warga Desa Bumiagung, Kecamatan Rowokele, pada Kamis (21/3/2019) malam.

Perusakan dilakukan dengan menebang pohon-pohon di sekitar Pondok Pesantren Miftahul Falah. Selain itu, karung berisi padi milik warga yang rumahnya tidak jauh dari pondok pesantren pun turut menjadi sasaran.

Kemudian lantai dan bagian depan rumah tokoh agama dirusak serta sejumlah kitab di tempat pendidikan agama ditemukan di dalam sumur. Bahkan, karpet di Masjid Jami Daarussalam diacak-acak, dikotori, dan dibawa ke jalan.


Editor : Andi Mohammad Ikhbal