Petasan Jumbo Meledak di Pekalongan, 1 Anak Tewas, 4 Luka Parah

Suryono Sukarno ยท Kamis, 06 Mei 2021 - 12:08:00 WIB
Petasan Jumbo Meledak di Pekalongan, 1 Anak Tewas, 4 Luka Parah
Lokasi ledakan petasan di ruang kelas sekolah madrasah diniyah Al Amir Pekalongan dipasang garis polisi. (iNews/Suryono Sukarno)

PEKALONGAN, iNews.id  Ledakan petasan terjadi di ruang kelas Sekolah Madrasah Diniyah Al Amir, Kelurahan Simbang Kulon, Kecamatan Buaran, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, Rabu (5/5/2021) malam. Akibatnya, satu anak tewas dan empat lainnya terluka parah.

Korban tewas bernama  Muhamad Zyharul Hikam (15), sedangkan empat anak yang terluka parah yakni Muh Minan (13), M Asan (13), Hasan (14) dan Ahmad (14). Semua korban merupakan warga Simbangkulon dan saat ini masih dirawat intensif di RSUD Bendan Pekalongan.

Saat itu kejadian itu, lima anak sedang bermain petasan di ruang kelas. Namun saat petasan meledak, tak ada warga yang tahu dan hanya ada suara ledakan sangat keras.

Korban tewas setelah sempat mendapat perawat di rumah sakit. Sedangkan empat lainnya masih dalam perawatan intensif dan belum boleh dijenguk. 

Sementara  lokasi kejadian tampak rusak parah, kaca pecah, eternit hancur dan beberapa bangku juga rusak. Saat ini sudah diberi garis polisi guna kepentingan penyelidikan aparat kepolisian .

Dari keterangan sejumlah warga, korban saat itu sedang membuat petasan bersama teman- temannya. Petasan yang dibuat sangat besar yakni sepanjang satu meter dengan diameter sekitar 25 cm dan obat petasan seberat satu kilogram.

“Awalnya warga tidak tahu ada anak membuat petasan. Tiba –tiba ada ledakan dan korban sudah terkapar di lokasi kejadian,” kata Lurah Simbangkulon, Muladzi.

“Warga kemudian berusaha menolong lima anak tersebut.  Satu anak meninggal dan empat luka parah,” katanya.

Aparat kepolisian langsung mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah TKP.  Sejumlah barang bukti sudah diamankan dan warga di sekitar lokasi juga dimintai keterangan. 

Kapolres Pekalongan Kota AKBP M Irawan Susanto mengatakan, pihaknya saat ini masih melakukan penyeldiikan kejadian ledakan petasan yang membuat seorang anak meninggal.

“Kami menyisir lokasi dn meminta bantuan Brimob Pekalongan untuk membantu proses penyelidikan ,” kata Irawan.  Kapolres mengatakan, pihaknya kesulitan karena lokasi kejadian sudah bersih dan barang bukti juga sudah disingkirkan warga.

Sementara, korban meninggal sudah di rumah duka dan Kamis siang dimakamkan. Sedangkan  korban luka masih belum bisa dimintai keterangan.
 

Editor : Ahmad Antoni

Bagikan Artikel: