PKB dan Garda BMI Cilacap Beri Pendampingan TKI Korban Kecelakaan Kerja di Taiwan

Ahmad Antoni ยท Rabu, 23 Juni 2021 - 16:41:00 WIB
PKB dan Garda BMI Cilacap Beri Pendampingan TKI Korban Kecelakaan Kerja di Taiwan
Wakil Ketua DPC PKB Cilacap, Amir Mustofa Zuhdi saat berdialog dan memberikan bantuan kepada Arif Hidayat. (foto; Istimewa)

CILACAP, iNews.id - DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Cilacap bersama Garda Buruh Migran Indonesia (BMI) menyambut kepulangan Arif Hidayat, seorang TKI asal Planjan, Kesugihan. Arief mengalami kecelakaan saat bekerja sebagai tukang las di Taiwan.

Sejauh ini, Tim Garda BMI DPP PKB bekerja sama dengan BP2MI melakukan pendampingan dalam perawatan sampai pemulangan Arif Hidayat ke Indonesia. 

Arif Hidayat kecelakaan saat mengelas cerobong. Saat bekerja, tiba-tiba cerobong terbakar. Akibatnya, Arif mengalami luka pada bagian wajah dan tubuh lainnya.

Arif sempat menjalani perawatan selama dua bulan di Taiwan. Setelah itu, Arif bisa kembali ke Indonesia dan menjalani perawatan di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta selama empat bulan. Kini, Arif sudah kembali ke desa asalnya di Cilacap.

Perwakilan Garda BMI Cilacap, Lubadul Fikri turut prihatin atas kecelakaan kerja tersebut. Dia mengatakan, mereka yang bekerja di luar negeri adalah pahlawan devisa yang berjuang sangat berat, jauh dari sanak saudara sehingga sangat diperlukan pendampingan.

“Karenanya, Garda BMI harus hadir mendampingi para pejuang devisa maupun warga yang ditinggalkan di dalam negeri, agar kejadian seperti ini dapat diminimalisir dan apabila terjadi dapat dicari solusi dalam pendampingnnya. Semoga lekas sembuh dan dapat beraktifitas seperti biasa," kata Lubadul,Rabu (23/6/2021).

Sementara itu, Wakil Ketua DPC PKB Cilacap, Amir Mustofa Zuhdi menyerahkan bantuan untuk meringankan beban korban kecelakaan kerja di luar negeri.

"Kami hadir sebagai bentuk kepedulian terhadap warga Cilacap. Siapa pun mereka apalagi dengan kondisi seperti ini, tentunya kami ingin memberikan dukungan dan support secara psikologi maupun lainnya," ujar Amir.

Selama ini, kata dia, banyak warga Cilacap yang bekerja sebagai Pekerja Migran atau TKI di luar negeri. Banyak persoalan yang mereka hadapi di negeri rantau.

Berdasarkan data P4TKI, kata Amir, setidaknya ada 11 kasus yang dialami para pekerja migran asal Cilacap. Di antaranya dokumen ditahan, gaji tidak dibayar, overchanging, PMI meninggal, PMI Sakit, dan PMI dipulangkan.

Editor : Ahmad Antoni

Bagikan Artikel: