PKM di Semarang Diperpanjang, Ini Alasan Wali Kota Hendrar Prihadi

Kristadi ยท Senin, 08 Juni 2020 - 06:09 WIB
PKM di Semarang Diperpanjang, Ini Alasan Wali Kota Hendrar Prihadi
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi. (Foto: iNews.id/BNPB)

SEMARANG, iNews.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang memutuskan untuk memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PKM) jilid tiga. Keputusan perpanjangan PKM selama 14 hari ke depan karena ada lonjakan cukup tinggi kasus positif corona.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan, alasan memperpanjang PKM karena melihat tingkat kedisipilinan masyarakat yang masih rendah dalam menjalankan protokol kesehatan.

Pertimbangan lain perpanjangan masa PKB itu setelah menerapkan pemeriksaan secara massal baik rapid tes maupun swab mendapatkan beberapa klaster baru di beberapa titik.

“Hari ini (kasus positif) mencapai 168 orang. Jadi ini tren yang sangat besar. Strategi PKM jilid 2 yang diterapkan test swab di beberapa titik dan hasilnya ditemukan klaster-klaster baru. Karena itu, tadi disepakati PKM akhirnya diperpanjang sampai jilid 3,” kata Hendrar Prihadi, Minggu (7/6/2020).

Pria yang akrab disapa Hendi itu mengatakan, dari awal pemberlakuan masa PKM dengan jumlah 52 positif Covid-19/hingga akhir masa pkm jilid 2 sudah ada 168 orang positif. Dengan jumlah peningkatan yang cukup besar tersebut, Kota Semarang masih dalam kategori zona merah.

Meski demikian, kata dia, dalam perpanjangan PKM jilid 3 ini dari tanggal 7-21 Juni, ada perubahan di unit informal serta tempat ibadah boleh buka dengan syarat pembatasan jemaah dan melakukan protokol kesehatan.

Sementara itu, dari data siagacorona.semarangkota.go.id, jumlah kasus positif Covid-19, Minggu (7/6/2020) sebanyak 198 orang. Orang dalam pemantauan (ODP) 258 dan PDP 194. Sedangkan pasien positif yang dinyatakan sembuh 294 dan kasus kematian 54.


Editor : Kastolani Marzuki